Kemendikbud-Netflix Akan Kirim 10 Penulis Naskah ke Hollywood

CNN Indonesia | Kamis, 09/01/2020 15:30 WIB
Kemendikbud-Netflix Akan Kirim 10 Penulis Naskah ke Hollywood Kemendikbud bersama Netflix akan memberangkatkan 10 penulis naskah film terpilih untuk mengikuti pelatihan di Hollywood. (CNN Indonesia/M Andika Putra)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama perusahaan layanan streaming Netflix akan memberangkatkan sepuluh penulis naskah film terpilih untuk mengikuti pelatihan di Hollywood, Amerika Serikat.

"Netflix akan melakukan pelatihan kepada 10 penulis naskah terpilih yang dikirim ke Hollywood," kata Nadiem saat memberikan sambutan di kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Kamis (9/1).

Nadiem mengatakan bahwa mereka sengaja memilih penulis untuk mendapatkan pelatihan karena naskah merupakan fondasi utama film.


Sebuah naskah film yang baik masih bisa menjadi bagus walau sutradara tersebut buruk. Namun, jika naskah film sudah buruk, tidak akan terselamatkan dengan kehadiran sutradara hebat.

Kemendikbud dan Netflix bersama Asosiasi Produser Film Indonesia (APROFI) akan memilih 10 penulis naskah. Namun, mereka masih akan membahas lebih lanjut konsep seleksi dan berbagai tahapannya.

Perwakilan APROFI, Sheila Timothy, mengatakan bahwa pihaknya akan mengajak Kemendikbud dan Netflix untuk bertemu dengan komunitas dan sejumlah asosiasi di bidang film untuk mencari penulis naskah.

"Sepanjang yang saya sudah diberi tahu sampai saat ini (penulis yang dipilih) adalah junior, tapi yang sudah memiliki pengalaman, jadi bukan yang dari nol sama sekali. Tapi nanti akan ada konferensi pers lanjutan dari pihak Netflix," kata Lala, sapaan karib Sheila.

Bila sudah terpilih, 10 penulis naskah akan diberangkatkan ke Hollywodd pada Maret mendatang untuk pelatihan pengembangan cerita dan penulisan skenario. Selain itu, mereka juga akan mendapatkan pelatihan produksi dan pasca-produksi, baik film maupun serial.

Selama pelatihan, 10 penulis naskah diminta membuat cerita. Nantinya, empat sampai lima cerita terbaik akan dipilih sebagai pemenang. Pemenang akan mendapatkan dana sebesar US$600 ribu atau setara Rp8,3 miliar untuk memproduksi film atau serial.

Setelah pelatihan di Hollywood, 10 orang itu akan kembali ke Indonesia untuk mengikuti lokakarya penulisan naskah di Jakarta.

[Gambas:Video CNN]

Lokarya ini dibuka untuk 100 penulis naskah. Sama seperti 10 penulis yang berangkat ke Hollywood, mereka juga akan mendapat pelatihan tentang pengembangan cerita, penulisan skenario, produksi, dan pasca-produksi.

"Netflix sangat berbahagia mengetahui potensi besar yang dimiliki Indonesia untuk menghasilkan generasi penerus industri perfilman, terlebih dengan semangat baru untuk mengembangkan dunia perfilman Indonesia dari pemerintah," kata Managing Director Netflix Asia, Kuek Yu-Chuang.

Lebih lanjut, Nadiem menjelaskan kerja sama dengan Netflix akan berjalan selama satu tahun ini. Selain lokakarya penulisan naskah, akan ada pula kompetisi film pendek dengan tema azas Pancasila.

"Sudah waktunya Pancasila jadi cool lagi. Sudah waktunya esensi Pancasila bukan silanya. Misalnya, gotong rotong itu bagaimana di kehidupan sehari-hari, Bhineka Tunggal Ika dan keadilan sosial itu dalam sehari-hari apa," kata Nadiem.

Secara keseluruhan, Netflix menggelontorkan dana US$1 juta atau setara Rp13,8 miliar untuk program kerja sama dengan Kemendikbud ini. (adp/has)