Netizen Korea Sebut Sex Education Rasial Usai Singgung Kimchi

CNN Indonesia | Kamis, 09/01/2020 17:48 WIB
Netizen Korea Sebut Sex Education Rasial Usai Singgung Kimchi Trailer terbaru musim kedua serial Sex Education memicu amarah warga Korea karena terdapat pembicaraan berkonotasi negatif yang dikaitkan dengan kimchi. (Netflix)
Jakarta, CNN Indonesia -- Trailer terbaru musim kedua serial Sex Education memicu amarah banyak warga Korea karena terdapat pembicaraan berkonotasi negatif yang dikaitkan dengan kimchi, makanan khas Negeri Ginseng.

Dalam trailer yang diunggah di YouTube pada Selasa (7/1), salah satu tokoh mengatakan hal tak senonoh yang dikaitkan dengan Kimchi.

Emosi warganet Korea semakin membuncah ketika mengetahui adegan serta pembicaraan berkonotasi negatif tersebut dihilangkan dalam trailer versi Korea.


Berdasarkan video trailer di akun Twitter Netflix Korea, percakapan seorang anak dengan Otis yang menyinggung kimchi itu benar-benar dihilangkan.



Kolom komentar YouTube milik Netflix pun langsung dipenuhi dengan emosi warganet Korea.

"Bagaimana bisa kalian mengumpat dengan makanan tradisional Korea? Coba pikirkan itu kembali," tulis akun Markeuri.

"Rasial tidak bisa diterima dalam bentuk dan situasi apa pun," tulis akun Eumheu.

"Penghinaan tersebut sangat sensitif dan kenapa Asia dijadikan sebuah candaan? Netflix berakhir. Benar-benar mengecewakan," tulis akun IN B.

Kolom komentar Twitter Netflix Korea pun dipenuhi emosi warganet.

"Apakah kalian pikir orang Korea tidak akan mengetahuinya meski dihapus dari versi Korea? Kalian hidup di tahun berapa?" cuit akun @gaofkanapc.



"Saya harap bagian itu dihapus dari keseluruhan cerita," kicau pengguna akun Twitter @ttgtHogwarts.



Serial Sex Education sendiri mengangkat kisah siswa SMP bernama Otis Milburn yang mendirikan klinik terapi seks di sekolah secara diam-diam, tapi terpantau di bawah radar gurunya.

Musim kedua Sex Education dijadwalkan tayang di layanan streaming Netflix pada 17 Januari mendatang. (chri/has)