FOTO: Keabadian da Vinci di Pameran Leonardo Opera Omnia

CNN Indonesia/Adhi Wicaksono, CNN Indonesia | Kamis, 06/02/2020 12:25 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Mengenang kematian Leonardo da Vinci 500 tahun lalu, pameran bertajuk Leonardo Opera Omnia di Jakarta mereplika 17 karya terbesar sang maestro.

Pengunjung mengamati hasil reproduksi lukisan karya Leonardo da Vinci berjudul Saint John the Baptist dalam pameran bertajuk Leonardo Opera Omnia di Museum Mandiri, Jakarta, Rabu (5/2). (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Pameran ini menampilkan 17 reproduksi lukisan karya Leonardo da Vinci lewat pencitraan digital, termasuk lukisan Mona Lisa ini. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Pengunjung mengabadikan reproduksi lukisan karya Leonardo da Vinci berjudul Mona Lisa dengan gawai di pameran bertajuk Leonardo Opera Omnia. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Pameran ini digelar dalam rangka mengenang 500 tahun kematian sang maestro. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
17 reproduksi lukisan Leonardo da Vinci itu sengaja dibuat persis sesuai ukuran asli. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Leonardo Da Vinci merupakan salah satu seniman Renaissance yang paling berpengaruh dan dihormati dalam sejarah. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Leonardo Da Vinci dianggap berkontribusi terhadap berbagai aspek kehidupan, mulai dari sains, musik, matematika dan sastra hingga menggambar, melukis, patung, dan arsitektur. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Sebelum singgah ke Indonesia, di mana Jakarta merupakan destinasi terakhir, pameran ini juga digelar di Tbilisi, Beijing, Kanton (Guangzhou), Kuala Lumpur, dan Yangon.(CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Di pameran, pengunjung dapat replika dari maha karya sang maestro yang dibuat pada rentang tahun 1470-1513, mulai dimensi terkecil sebesar 27,7 x 21 cm, sampai yang terbesar berukuran 460 x 880 cm. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Pameran Leonardo Opera Omnia dibuka sampai 3 Maret 2020 di Museum Mandiri, Jakarta. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)