Bersiap Konser di GBK, Raisa Aransemen Ulang Lagu

tim, CNN Indonesia | Kamis, 13/02/2020 23:28 WIB
Bersiap Konser di GBK, Raisa Aransemen Ulang Lagu Raisa Andriana tengah menyiapkan konser tunggal pada 27 Juni 2020 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. (CNN Indonesia/M Andika Putra)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kurang lebih dalam waktu empat bulan ke depan, solois Raisa Andriana akan menggelar konser bertajuk Raisa LIVE in CONCERT di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, 27 Juni 2020. Saat ini ia tengah mengaransemen ulang lagu-lagu sebagai persiapan.

"Lagi workshop, jadi mengaransemen ulang musik. Konser kali ini berusaha mengawinkan musik dengan visual, pencahayaan dan koreografi," kata Raisa saat jumpa media di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (13/2).

Menurutnya konser itu akan lebih menarik ketimbang yang sebelumnya ia gelar. Pasalnya kali ini aransemen musik yang ia buat mengikuti visual yang sudah dibuat oleh tim.

"Biasanya visual yang menyesuaikan musik. Sekarang sebaliknya, pendekatan kreatif bisa dimulai dari mana saja," kata Raisa.


Ia menjelaskan konser mendatang akan dibagi menjadi tiga tahap. Pada setiap tahap Raisa direncanakan tampil berbeda dari beberapa aspek, kemudian lagu-lagu pada setiap tahap disesuaikan dengan perjalanan karier musik yang ia mulai sejak 2010.

Namun Raisa menolak berbicara lebih lanjut tentang detail konser tersebut. Dalam kesempatan yang sama, drummer Seringai Edy Khemod diperkenalkan sebagai creative director konser.

Khemod, yang telah mengenal Raisa berkat kolaborasi menyanyikan Indonesia Raya kala Seringai membuka konser Metallica pada 2013 silam, tak begitu saja mendapat kepercayaan tersebut. Bos Juni Group Adryanto Pratono alias Boim memaparkan bahwa Khemod pun harus menjalani audisi.

Hanya saja, waktu itu Khemod sendiri tak mengetahui dirinya tengah diaudisi.

"Kami audisi orangnya (Khemod), dalam artian tuker ide. Kami ingin dia yang kasih masukan ke kami, biasanya kan kami yang kasih ide kemudian dikerjakan," kata Boim.

Khemod sendiri mengaku tidak akan memaksakan sebuah ide. Menurutnya, ada karakter Raisa yang memang harus dipertahankan.

"Jadi tantangan buat kami bagaimana develop konser di stadion tapi sesuai dengan karakter Yaya. Misal tetap intim dengan lagu yang dibawa, berarti kami harus ngapain," katanya.

Merujuk pada fakta belum ada penyanyi perempuan Indonesia yang menggelar konser di GBK, Khemod menambahkan, "Kami enggak mau suruh Raisa lakukan sesuatu yang bukan dia, hanya karena konser di GBK."

[Gambas:Video CNN] (adp/rea)