FOTO: 'Bertapa' 40 Tahun demi Mengukir Pegunungan

AFP PHOTO, CNN Indonesia | Sabtu, 22/02/2020 07:11 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Selama 40 tahun, Alberto Gutierrez memilih hidup menyendiri di pegunungan untuk mewujudkan mimpinya, yaitu mengukir patung di bebatuan pegunungan.

Alberto Gutierrez Giron telah hidup sendiri di pegunungan Nicaragua, Amerika Tengah, selama lebih dari 40 tahun dan menghasilkan mahakarya ukiran di bebatuan gunung. (Photo by INTI OCON / AFP)
Ia hidup di sana dan berhasil mengubah batuan granit sepanjang 91 meter menjadi mahakarya ukir. Giron melakukan itu demi mewujudkan impiannya sejak kecil saat ia berusia 9 tahun. (INTI OCON/AFP)
Giron yang mengklaim lahir pada 17 Oktober 1944 ini dikenal masyarakat setempat dengan nama Petapa Nicaragua, Manusia Batu, atau Pengukir Gunung. Aslinya, ia tinggal di desa dekat Esteli City. (Photo by INTI OCON / AFP)
Giron mengaku gemar berkeliling hutan di sekitar rumahnya, dan ketika di usia 33, ia memutudkan menghabiskan hidup di alam bebas. Salah satunya, menciptakan seni ukir di bebatuan yang telah diidam sejak kecil. (Photo by INTI OCON / AFP)
Ia mengaku telah memimpikan karya ini sejak lama, namun perang Revolusi Nicaragua pada dekade 60-an menjadi momen tepat baginya ke gunung sembari menyelamatkan diri. (Photo by INTI OCON / AFP)
Alberto Gutierrez mengaku menghabiskan sekitar tiga jam sehari memahat batu raksasa di sekitar gubuk kayunya di Taman Nasional Estanzuela. (Photo by INTI OCON / AFP)
Selama empat dekade terakhir dia telah berhasil membuat patung eklektik semua jenis elemen, dari binatang seperti gajah dan cheetah, hingga model Katedral Esteli, bahkan menara kembar New York. (Photo by INTI OCON / AFP)
Alberto Gutierrez bahkan mengklaim bahwa patung raksasanya persis seperti yang ia lihat dalam mimpi, 70 tahun yang lalu. (Photo by INTI OCON / AFP)