Syuting The Matrix 4 Rusak Bangunan Sekitar di San Fransisco

tim, CNN Indonesia | Jumat, 28/02/2020 13:38 WIB
Ledakan-ledakan saat proses syuting The Matrix 4 merusak bangunan di sekitar lokasi dan membuat warga kesal. Tim produksi pun diwajibkan membayar ganti rugi. Proses syuting film The Matrix 4 memancing kekesalan warga di sekitar lokasi. (dok. Warner Bros)
Jakarta, CNN Indonesia -- Proses syuting film Matrix 4 memicu amarah warga sekitar. Hal itu disebabkan karena sejumlah adegan ledakan yang direkam di kawasan San Francisco pada pekan lalu merusak bangunan sekitar.

Pengambilan gambar film keempat dari waralaba The Matrix dilakukan di beberapa titik San Francisco. Namun, hawa panas ekstrem yang timbul akibat ledakan dan api saat syuting ternyata melelehkan lampu gedung dan menghancurkan pembungkus plastik penanda usaha setempat.

Melansir Ace Showbiz via NBC News Channel, tim produksi diwajibkan mengganti kerusakan plastik pembungkus tersebut hingga US$2 ribu atau sekitar Rp28,7 juta (US$1 = Rp14.390).


Selain ledakan, kekhawatiran juga sempat muncul karena film The Matrix 4 melakukan pengambilan gambar helikopter yang terbang rendah, hanya berjarak beberapa meter dari sisi gedung perkantoran San Francisco.

The Matrix 4 akan tetap dibintangi Keanu Reeves dan Carrie-Anne Moss sebagai Neo dan Trinity. Yahya Abdul-Mateen II dan Neil Patrick Harris dipastikan hadir, sementara Lana Wachowksi yang memimpin tiga film The Matrix terdahulu akan kembali menjadi sutradara.

Sebelumnya, Priyanka Chopra dilaporkan bakal bergabung dalam proyek ini. Aktris dan model asal India tersebut tengah dalam tahap negosiasi akhir untuk bergabung dengan para pemeran di saga Matrix. Mengutip Variety, detail tentang peran yang hendak dimainkan oleh Chopra sendiri saat ini masih dirahasiakan.

Membutuhkan waktu lebih dari 16 tahun sejak rangkaian The Matrix terdahulu tayang. Diawali pada tahun 1999, petualangan Neo berlanjut di The Matrix Reloaded dan The Matrix Revolutions yang sama-sama rilis pada 2003. The Matrix 4 direncanakan tayang pada 2021.

[Gambas:Video CNN] (chri/rea)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK