Corona Merebak, DC Batal Ikut Comic Con Sepanjang Maret

CNN Indonesia | Rabu, 04/03/2020 15:40 WIB
Corona Merebak, DC Batal Ikut Comic Con Sepanjang Maret DC Comics memutuskan batal menghadiri berbagai gelaran Comic Con yang diadakan Maret ini di tengah kekhawatiran virus corona Covid-19. (DC Comics via wikimedia commons)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perusahaan DC Comics memutuskan batal menghadiri dan membuat penampilan di gelaran Comic Con yang diadakan Maret ini di tengah kekhawatiran virus corona Covid-19.

Kabar ini disampaikan oleh juru bicara perusahaan yang melahirkan karakter seperti Superman hingga Batman tersebut lewat sebuah pernyataan resmi.

"Karena kesehatan dan keselamatan karyawan kami selalu menjadi perhatian utama kami, staf DC tidak akan menghadiri konvensi selama Maret," katanya pada Selasa (3/3) dalam sebuah pernyataan kepada The Hollywood Reporter.


"Kehadiran konvensi masa depan akan dievaluasi berdasarkan kasus per kasus, memperhitungkan informasi terbaru dari berbagai organisasi, termasuk CDC, WHO, Departemen Luar Negeri AS dan lembaga kesehatan setempat." lanjut pernyataan tersebut.

Mengutip Hollywood Reporter, Maret ini diketahui terdapat lusinan acara Comic Con yang dijadwalkan di seluruh AS, termasuk Emerald City Comic Con di Seattle. Sebelumnya sejumlah pengisi dan perusahaan sudah mengundurkan diri jelang acara yang akan digelar pada 12-15 Maret itu.

Pada Senin (2/3) lalu, Warner Bros pun mengumumkan telah membatalkan pemutaran perdana untuk film animasi DC Superman: Red Son, yang dijadwalkan diadakan pada 16 Maret mendatang di New York.

Kala DC memutuskan mundur, seorang sumber mengatakan bahwa bintang dan bos-bos Marvel memang tidak pernah berencana untuk menghadiri Emerald Con, sehingga perusahaan belum mengeluarkan pernyataan.

Setelah Emerald Con, acara besar yang akan digelar berikutnya adalah WonderCon, yang dijadwalkan untuk berjalan 10-12 April di Anaheim.

Berdasarkan data Coronavirus COVID-19 Global Cases by John Hopkins CSSE, per Rabu (3/3) sore, terdapat 93.160 kasus positif virus corona Covid-19 di seluruh dunia, dengan 3.198 kematian atau 3,4 persen dari data terkonfirmasi, dan 50.690 kasus dinyatakan sembuh atau 54,4 persen. (agn/end)