Tiffany Young-Awkwafina Sedih Asia Target Rasisme Soal Corona

CNN Indonesia | Kamis, 26/03/2020 13:41 WIB
Tiffany Young-Awkwafina Sedih Asia Target Rasisme Soal Corona Tiffany Young berharap semua orang bisa mengutamakan kemanusiaan dan kasih di tengah wabah corona alih-alih bersikap rasisme. (Dok. SM Entertainment)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah artis mengungkapkan kesedihannya terkait rasisme yang beredar seputar keturunan Asia serta Covid-19. Salah satunya ialah penyanyi Tiffany Young.

Lewat unggahan di Instagram, Tiffany Young berharap semua orang dapat bersatu tanpa menjelekkan yang lain dalam menghadapi virus corona.

"Saya sangat sedih melihat rasisme terhadap Aisa di dunia ini. Saya harap semua orang bisa mengingat unsur kemanusiaan dan kasih dalam waktu-waktu seperti ini. Kita hadapi bersama," tulis Tiffany Young.


[Gambas:Instagram]

Kesedihan serupa juga diutarakan aktris sekaligus rapper Awkwafina. Ia mengatakan memastikan berulang kali dalam kondisi sehat dalam beberapa waktu terakhir sebelum akhirnya kembali ke Amerika Serikat.

Hal itu terus ia lakukan setelah melihat rasisme yang diterima keturunan Asia di tengah penyebaran virus corona.

Dalam unggahan Instagram, aktris keturunan Asia pertama yang mencetak rekor di Golden Globe Awards tersebut sudah siap untuk mengarantina diri sendiri selama dua minggu setelah tiba di Amerika Serikat.

"Saya sedih dengan segala hal terkait ini. Saya mengkhawatirkan orang-orang dengan penyakit serius serta para lanjut usia. Saya sedih dengan retorika yang keluar dari sini dan menghasilkan kekejaman," tulis Awkwafina.

"Saya harap kita bisa tetap berakal sehat dan tenang saat sedang mengisolasi diri dan menjalani social distancing," tutur pemain The Farewell ini.

[Gambas:Instagram]

Sejumlah kasus rasisme terhadap Asia terjadi sejak virus corona menyebar secara pesat di seluruh dunia. Presiden Amerika Serikat Donald Trump bahkan menyebut virus corona Covid-19 sebagai virus China.

Idol K-Pop Kim Chung-ha juga mendapatkan perlakukan tak menyenangkan ketika menghadiri acara fesyen di Milan bulan lalu. Salah satu warganet mengunggah foto Chungha dengan keterangan bernada rasisme.

"Virus corona sedang berjalan-jalan," tulis akun tersebut. (chri/end)