Sam Smith Ubah Judul dan Tunda Perilisan Album karena Corona

CNN Indonesia | Selasa, 31/03/2020 12:10 WIB
Sam Smith merasa judul album barunya, To Die For, dan tanggal perilisannya tak tepat dengan kondisi saat ini yang dilanda wabah virus corona. Sam Smith merasa judul album barunya, To Die For, dan tanggal perilisannya tak tepat dengan kondisi saat ini yang dilanda wabah virus corona. (AFP/JEAN-BAPTISTE LACROIX)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sam Smith baru saja memberikan kabar terbaru terkait perilisan album terbarunya. Album yang memiliki judul To Die For, seperti salah satu lagu yang telah dirilis, ini semula direncanakan rilis pada 1 Mei mendatang.

Namun kini, Smith menyatakan akan menunda perilisan tersebut sekaligus mengubah judul album tersebut karena pandemi global virus corona.

"Pertama saya ingin mengirimkan cinta dan kekuatan kepada semua orang yang telah terdampak oleh situasi ini. Saya harap Anda semua baik-baik saja selama waktu yang sangat aneh, menjengkelkan, dan belum pernah terjadi sebelumnya ini," tulis pelantun How Do You Sleep? itu di Twitter.


Lebih lanjut, dia mengungkapkan, "Saya telah melakukan banyak pertimbangan selama beberapa minggu terakhir dan merasa bahwa judul album saya dan rilis yang akan datang tidak terasa tepat, jadi saya telah mengambil keputusan untuk terus mengerjakan album dan membuat beberapa perubahan serta penambahan penting."

Secara tegas, Smith menyatakan akan mengungkap judul dan tanggal perilisan album yang baru segera.

"Jangan khawatir, akan ada album baru tahun ini, saya janji! Tetapi sampai waktu itu tiba, saya akan menyuguhkan karya musik baru beberapa bulan ke depan yang sangat saya nantikan," tambahnya sembari mengucapkan terima kasih.



Sebelumnya, diberitakan NME, Smith sempat berbagi sedikit tentang album yang ia kerjakan sejak dua tahun silam.

"Saya lebih bangga dengan album ini daripada apa pun yang pernah saya lakukan," tulis pria 27 tahun itu di Twitter, Februari lalu.

"Aku benar-benar membebaskan diriku selama dua tahun terakhir sambil menulis ini dan aku harap kamu bisa menari dan menceritakan kisah-kisah ini. Semuanya untukmu, selalu."

Album yang semula bertajuk To Die For ini kelak akan menjadi album ketiga Smith usai merilis In the Lonely Hour Tour (2015) dan The Thrill of It All Tour (2018).

[Gambas:Youtube]

(agn/end)