Corona Populerkan Lagi Don't Stand So Close Milik The Police

AFP, CNN Indonesia | Selasa, 31/03/2020 21:00 WIB
Lonjakan pemutaran Don't Stand So Close to Me dari The Police yang dirilis 40 tahun lalu terjadi sejak publik menjalani social distancing untuk mencegah corona. The Police dalam video musik Don't Stand So Close to Me. (dok. YouTube/The Police)
Jakarta, CNN Indonesia -- Orang-orang yang menjalani social distancing, yakni tetap tinggal di rumah untuk mencegah penyebaran virus corona disebut mengubah daftar putar mereka di Spotify. Bahkan, lagu lama milik The Police, Don't Stand So Close to Me kembali mencuat setelah 40 tahun lamanya.

Don't Stand So Close to Me dirilis pada September 1980 sebagai lagu utama album ketiga The Police, Zenyatta Mondatta. Setahun kemudian, trio ini diganjar Grammy Award untuk Best Rock Performance by a Duo or Group with Vocal untuk lagu yang sama.

Karena sistem penularan Covid-19 yang sangat cepat, masyarakat diminta membantu memutus rantai penyebaran dengan meminimalkan kontak dengan orang lain. Rupanya Don't Stand So Close to Me dianggap mempunyai semangat 'menjauh' yang sama. Melansir AFP, Spotify mengatakan pemutaran lagu itu meningkat sampai 135 persen.
Padahal, sebenarnya Don't Stand So Close to Me bercerita tentang seorang murid perempuan yang jatuh cinta pada gurunya. Ketertarikan itu berubah jadi hubungan terlarang, yang akhirnya diketahui publik.


[Gambas:Youtube]

Dalam pernyataan yang sama, Spotify mengatakan masyarakat saat ini cenderung memilih musik yang 'tenang'. Lagu-lagu yang jadi pilihan adalah akustik, bertempo lebih kalem, dan memiliki energi stabil.

"Ketika orang di dunia memilih untuk tinggal di rumah dalam beberapa minggu terakhir, kami melihat perubahan statistik musik dan podcast yang didengarkan dalam banyak variasi," kata perwakilan platform musik asal Swedia tersebut dalam sebuah pernyataan.
Spotify melaporkan saat ini lebih banyak orang menggunakan perangkat di rumah untuk mendengar musik, seperti dari komputer personal, TV, smart speaker, dan konsol gim. Selain itu, terpantau juga peningkatan ketertarikan baru terhadap podcast, seperti pencarian podcast untuk anak dan lagu yang membantu anak tidur.

Selain itu, para pendengar disebut banyak mendengarkan lagu-lagu yang masuk daftar putar bertema kegiatan di dalam rumah, daripada yang terdengar lebih meriah. Mereka juga gemar mendengar konser virtual yang disiarkan secara langsung, dan banyak membagikan lagu yang sedang didengar lewat media sosial.

[Gambas:Video CNN] (rea)