Lady Gaga hingga Paul McCartney Ramaikan Konser Corona WHO

CNN Indonesia | Selasa, 07/04/2020 11:20 WIB
Sederet musisi papan atas, mulai dari Billie Eilish hingga Paul McCartney, bakal meramaikan konser amal terkait corona gagasan WHO yang dikurasi Lady Gaga. Sederet musisi papan atas, mulai dari Billie Eilish hingga Paul McCartney, bakal meramaikan konser amal terkait corona gagasan WHO yang dikurasi Lady Gaga. (AFP Photo/Valerie Macon)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sederet musisi papan atas, mulai dari Billie Eilish hingga Paul McCartney, bakal meramaikan konser galang dana untuk penangangan virus corona gagasan Badan Kesehatan Dunia (WHO) yang dikurasi Lady Gaga.

Dipandu oleh pembawa acara kenamaan, seperti Jimmy Fallon, Jimmy Kimmel, dan Stephen Colbert, konser amal bertajuk One World:#TogetherAtHome ini akan disiarkan di sejumlah stasiun televisi Amerika Serikat, yaitu ABC, CBS, dan NBC pada 18 April mendatang.

Konser serupa juga bakal disiarkan di stasiun televisi BBC One keesokan harinya dengan tayangan eksklusif penampilan para musisi Inggris dan wawancara pekerja yang berada di garda depan penanggulangan Covid-19.


Dengan dukungan COVID-19 Response Fund gagasan Yayasan Perserikatan Bangsa-Bangsa, konser ini akan dimeriahkan sederet musisi papan atas, termasuk Gaga, Eilish, McCartney, Martin dan Eddie Vedder dari Pearl Jam, Stevie Wonder, Billie Joe Armstrong dari Green Day, dan Alanis Morissette.

Akan ada pula Burna Boy, Andrea Bocelli, Lizzo, J Balvin, Kacey Musgraves, Keith Urban, Elton John, John Legend, hingga Lang Lang.

Tak hanya musisi, konser ini juga mendatangkan para selebritas lain, seperti David Beckham, Priyanka Chopra Jones, Idris and Sabrina Elba, Kerry Washington, Shah Rukh Khan, hingga pemeran Sesame Street.

Sementara itu, sejumlah musisi lain juga turut serta dalam festival musik virtual gagasan perusahaan gim Minecraft.

Digagas oleh Open Pit dan Anamanaguchi, festival bertajuk Nether Meant itu akan dimeriahkan musisi alternatif, seperti American Football dan Baths, pada Sabtu (11/4) pukul 23.00 waktu Inggris. (has/has)

[Gambas:Video CNN]