Pikiran Grohl mulai terbuka saat bertemu dengan seorang agen penulisan buku dalam sebuah acara santai.
Agen tersebut mengajukan prospek Grohl berkolaborasi dengan seorang penulis untuk mengabadikan kisah hidupnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gagasan untuk menulis buku memang sempat beberapa kali terlintas di kepala Grohl. Namun, ia tak pernah punya waktu. Selain itu, Grohl juga selalu merasa belum siap.
Hingga beberapa tahun lalu, Grohl masih berpikir bahwa ia mungkin akan menulis buku, tapi bukan tentang hidupnya sendiri, melainkan anekdot-anekdot dari keseharian.
"Kebanyakan musisi rock adalah penutur cerita yang baik. Kebanyakan musisi rock menghabiskan waktu beberapa jam di tengah keramaian, bertukar cerita dengan berbagai macam orang. Jadi, pasti banyak musisi punya cerita menarik," tutur Grohl.
Saat ini, Grohl sendiri kerap berbagi cerita pengalaman-pengalaman kecil dalam hidupnya yang menarik melalui Instagram, termasuk saat ia dimarahi David Bowie dan pergi ke kelab malam bersama Pantera. (has)