Ikut Demo AS, Selebriti Ditahan hingga Kena Peluru Karet

CNN Indonesia | Rabu, 03/06/2020 11:40 WIB
SANTA MONICA, CA - JANUARY 06: Cole Sprouse attends The Art Of Elysium's 11th Annual Celebration on January 6, 2018 in Santa Monica, California.   Phillip Faraone/Getty Images for The Art Of Elysium /AFP Sederet insiden menimpa sejumlah selebriti saat ikut aksi anti-rasialisme terkait George Floyd, mulai dari ditangkap polisi hingga terkena peluru karet. (Phillip Faraone/Getty Images for The Art Of Elysium/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sederet insiden menimpa sejumlah selebriti Amerika Serikat saat ikut serta dalam aksi anti-rasialisme sebagai bentuk dukungan terhadap George Floyd, mulai dari ditangkap polisi hingga terkena peluru karet.

Cole Sprouse, aktor yang dikenal karena perannya sebagai Jughead Jones di serial TV Riverdale, mengaku ditangkap polisi saat mengikuti aksi protes akhir pekan lalu bersama pengunjuk rasa lainnya di Santa Monica, California.

"Sekelompok pengunjuk rasa yang damai, termasuk diri saya, ditahan kemarin di Santa Monica," tulisnya lewat unggahan foto bertuliskan "Black Lives Matter."


Sprouse mengaku bahwa awalnya, mereka diberi opsi untuk meninggalkan California sebelum jam empat sore. Namun, kala berusaha pergi, mereka justru dihadapkan dengan barisan polisi lain, yang kemudian menahan dan mengikat tangan mereka.

"Sebagai orang kulit putih seutuhnya, dan seorang tokoh publik, konsekuensi institusional dari penahanan saya tidak ada artinya dibandingkan dengan orang lain dalam gerakan ini," katanya.

[Gambas:Instagram]

Selain Sprouse, musisi Halsey juga ikut turun ke jalan. Jika Sprouse ditahan aparat, Halsey tertembak peluru karet yang dilepaskan polisi.

Lewat serangkaian video di Twitter, penyanyi berusia 25 tahun ini mengaku terkena peluru karet saat ikut aksi di Los Angeles pada Sabtu lalu.

"[Peluru] mengenai saya setelah melalui lapisan-lapisan kain dan untuk itu, saya merasa beruntung. Kalau dari jarak dekat, itu akan menyebabkan cedera serius," katanya seraya menunjukkan bagian tubuh yang memar karena terkena peluru karet.

Menurut Halsey, polisi menembakkan peluru karet tersebut ke arah para demonstran saat aksi sedang berjalan damai. Ia pun meminta penggemarnya untuk menyuarakan fakta ini.

"Karena kenyataannya apa yang terjadi pada orang kulit hitam setiap hari lebih buruk daripada memar saya. Jadi bergabunlgah. Tanda tangani petisi. Berdonasi. Bagikan tautan. Lakukan sesuatu," ujarnya.



Sebelumnya, beberapa selebriti lain yang ikut turun ke jalan, termasuk Tessa Thompson, Ariana Grande, Harry Styles, dan Timothee Chalamet terlihat di Los Angeles, New York, dan kota-kota AS lainnya.

Tidak hanya dengan turun langsung ke jalan, beberapa selebriti pun aktif menyuarakan dukungan lewat media sosial dan berdonasi.

[Gambas:Instagram]

[Gambas:Instagram]

(agn/has)