George RR Martin Harap Winds of Winter Rampung 2021

CNN Indonesia | Kamis, 25/06/2020 12:12 WIB
Penulis Penulis seri novel Game of Thrones, George RR Martin berharap baik Covid-19 maupun novel terbarunya, The Winds of Winter, telah rampung pada 2021. (Dok. Ellen Levy Finch)
Jakarta, CNN Indonesia --

Penulis seri novel Game of Thrones, George RR Martin mengungkapkan perkembangan terbaru dari Winds of Winter. Bukan hanya itu, curhat yang ia ungkap dalam tulisan di blognya itu juga mengungkapkan kondisinya terkini.

Tulisan bertajuk Writing, Reading, Writing itu ia mulai dengan penjelasan mengenai kondisinya. Ia mengaku dalam kondisi sehat meski virus corona melanda dunia.

"Saya menghabiskan banyak waktu setiap hari pada The Winds of Winter dan membuat kemajuan yang stabil. Saya menyelesaikan bab baru kemarin, bab lain selesai tiga hari lalu dan bab lain pekan sebelumnya," tulis Martin.


Ia melanjutkan, "Tapi tidak, ini bukan berarti novel ini akan selesai besok dan dirilis pekan depan. Ini akan menjadi buku yang besar dan masih panjang jalan yang harus saya tempuh."

Penulis asal Inggris ini kemudian mengungkapkan kekecewaan lantaran acara CoNZealand digelar secara virtual. Hal itu membuat ia membatalkan rencana berkunjung ke Wellington bersama isrtinya, Parris.

Meski begitu, ia yakin ada hikmah di balik pandemi ini. Saat ini ia mengaku tidak ingin melakukan banyak kegiatan karena bisa mengganggu momentum (untuk menulis) yang sudah ia bangun.

"Saya bisa selalu mengunjungi Wellington tahun depan, ketika saya harap baik Covid-19 dan The Winds of Winter akan rampung," kata Martin, dalam blognya.

The Winds of Winter merupakan novel keenam dari seri novel A Song of Ice and Fire. Seri tersebut dimulai dengan novel A Game of Thrones pada 1991.

Seri novel ini mengisahkan perebutan takhta dalam benua Westeros yang terbagi dalam tujuh wilayah di bawah kepemimpinan satu kerajaan besar. Pada setiap wilayah ditunjuk satu Great House untuk memerintah kerajaan-kerajaan kecil.

Penggarapan The Winds of Winter sudah sangat lama dan beberapa kali ditunda. Terakhir Martin merilis novel kelima bertajuk A Dance With Dragon pada 2011 silam.

Novel tersebut seharusnya sudah rampung pada 2015, tapi sampai saat ini belum juga bertengger di rak toko buku. Martin selalu berkelit ketika ditanya mengenai waktu perilisan.

"Saya pikir akan dirilis akhir tahun ini, tapi hei, saya berpikir hal yang sama tahun lalu," kata Martin pada 2017.

[Gambas:Video CNN]



(adp/end)