Cerca Pebisnis Yahudi, Bassist Pink Floyd Dituding Anti-Semit

CNN Indonesia | Jumat, 26/06/2020 12:20 WIB
English singer/songwriter/bassist Roger Waters performs at the Sports Palace in Mexico City on November 28, 2018. - Waters is in Mexico for his tour called Personel Pink Floyd, Roger Waters, jadi bulan-bulanan sebagian warganet yang menudingnya anti-Semit karena mencerca pebisnis keturunan Yahudi, Sheldon Adelson. (AFP/Alfredo Estrella)
Jakarta, CNN Indonesia --

Personel Pink Floyd, Roger Waters, menjadi bulan-bulanan sebagian warganet yang menudingnya anti-Semit karena mencerca pebisnis keturunan Yahudi, Sheldon Adelson.

Waters melontarkan kritik pedas itu saat berbicara mengenai keputusan Presiden Donald Trump yang mendukung pencaplokan wilayah Palestina oleh Israel dalam wawancara dengan Institut Riset Media Timur Tengah (Memri TV).

Di sela wawancara itu, Waters juga mengkritik Adelson, pebisnis keturunan Yahudi yang dikenal menjadi pendonor besar bagi berbagai langkah Partai Republik mengenai Israel.


"Sheldon Adelson adalah fasis rasis sayap kanan yang tak mengerti gagasan utama mengenai umat manusia yang punya hak asasi," ujar Waters seperti dikutip NME.

Ia kemudian berkata, "Sheldon Adelson percaya bahwa hanya Yahudi, hanya orang Yahudi, yang benar-benar manusia. Ia percaya semua orang di muka bumi ada untuk melayani mereka."

Namun, Waters menegaskan bahwa tudingan ini hanya ia arahkan pada Adelson. Bukan berarti semua orang Yahudi memiliki pemikiran yang sama dengan Adelson.

"Dia itu gila. Dia adalah pria yang gila, gila, gila. Sayangnya, orang yang gila, gila, gila juga sangat kaya dan punya-saya hampir menyebut kata yang biasa dipakai untuk alat kelamin pria-si brengsek Donald Trump di kantongnya," katanya.

Tak lama setelah wawancara ini ditayangkan, nama Waters kembali menjadi bahan omongan sejumlah pihak yang menganggapnya anti-semit.

Anggapan ini sebenarnya sudah lama melekat pada diri Waters karena sang musisi memang kerap melontarkan komentar yang bernada negatif pada kaum Yahudi.

Seorang pebisnis Yahudi asal Inggris, Gerald Ronson, menyatakan bahwa Waters bukan hanya anti-Israel, tapi juga anti-Semit.

"Namun, ia masih saja mengaku bahwa ia hanya anti-Israel dan bukan anti-Semit," katanya.

(has/has)