Justin Bieber Gugat Penuduh Pelecehan Seksual Rp283,5 M

CNN Indonesia | Jumat, 26/06/2020 11:25 WIB
Justin Bieber
dok. YouTube/Justin Bieber Justin Bieber mengambil langkah hukum terhadap orang yang menuduhnya melakukan pelecehan seksual dengan mengajukan gugatan dan ganti rugi senilai Rp283 miliar. (Dok. YouTube/Justin Bieber)
Jakarta, CNN Indonesia --

Justin Bieber mengambil langkah hukum terhadap orang yang menuduh penyanyi asal Kanada itu melakukan pelecehan seksual dengan mengajukan gugatan dan ganti rugi senilai total US$20 juta atau sekitar Rp283,5 miliar.

Bieber mengajukan gugatan tersebut terhadap pengguna dua akun Twitter. Kedua perempuan itu mengaku sebagai penggemar yang mengklaim mengalami pelecehan seksual oleh Bieber.

Kepada masing-masing perempuan tersebut, Bieber menuntut ganti rugi US$10 juta atau Rp142,3 miliar atas fitnah yang ditujukan kepadanya.


Kedua perempuan itu menuding Bieber melalukan pelecehan seksual kepada mereka, masing-masing pada 2015 dan 2015. Tuduhan tersebut dilayangkan lewat dua akun Twitter dengan nama Danielle dan Kadi.

Dalam dokumen hukum yang diperoleh TMZ, Bieber mencatat kecurigaannya bahwa akun itu mungkin dijalankan oleh satu orang yang ingin merusak reputasinya.

Berkenaan dengan tuduhan itu, bintang pop berusia 26 tahun itu mengklaim memiliki bukti dokumen yang tak terbantahkan untuk membuktikan bahwa klaim itu kebohongan keterlaluan dan palsu.

Dia juga bersikeras bahwa tuduhan itu "secara faktual tidak mungkin." Ia percaya bahwa klaim itu dibuat sebagai bagian dari skema untuk mencari perhatian dan ketenaran.

Menanggapi klaim tentang pelecehan 9 Maret 2014, Bieber menduga Danielle membuat cerita berdasarkan laporan bahwa dia makan di Four Seasons Restaurant pada hari berikutnya.

Bieber menekankan bahwa ia tidak menginap di Four Seasons Hotel atau menyewa kamar di hotel tersebut pada tanggal yang disebutkan.

Berdasarkan pengakuannya, setelah membuat penampilan kejutan di SXSW, ia meninggalkan tempat itu bersama Selena Gomez dan tinggal di properti sewaan.

[Gambas:Video CNN]

Sementara dalam pembelaannya terhadap tudingan 5 Mei 2015, Bieber mengklaim Kadi mengarang cerita insiden di Hotel Langham karena mengetahui dirinya menghadiri Met Gala di New York City.

Menurut Bieber, klaim yang menyebut bahwa ia menelepon Kadi pada pukul 02:30 sangat tidak mungkin. Bieber berargumen bahwa di waktu tersebut ia pergi ke sebuah pesta tertutup dan berada di sana sampai sekitar jam 04.00, setelah menghadiri Met Gala.

Bieber kemudian mencatat bahwa setelah meninggalkan pesta, dia membeli camilan di gerai hot dog dan mengaku memiliki bukti foto untuk momen tersebut. Dia pun menyebut klaim Kadi merupakan cerita buatan yang buruk dan merusak.

(agn/has)