Deretan Kontroversi Adegan Pelecehan Seksual di Drama Korea

CNN Indonesia | Rabu, 08/07/2020 18:50 WIB
Once Again. Ilustrasi drama Korea, Once Again. (Screenshot via YouTube KBS World)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah drama Korea yang tengah tayang, seperti Backstreet Rookie serta It's Okay to Not Be Okay, menuai kontroversi karena dianggap menampilkan adegan pelecehan seksual.

Ini bukan kali pertama adegan pelecehan seksual di drama menjadi sorotan publik. Sebelumnya, drama Korea seperti Father Is Strange yang tayang pada 2017 serta Once Again pada April lalu juga menuai kontroversi serupa.

Berikut deretan drama Korea yang menuai kontroversi karena adegan pelecehan seksual.


It's Okay to Not Be Okay

Drama yang dibintangi Kim Soo-hyun ini mendapat 50 komplain di laman resmi Komisi Standar Komunikasi Korea (KCSC) karena dianggap menampilkan adegan pelecehan seksual.

Dalam episode 3 yang tayang pada 27 Juni, Moon-young (Seo Yea-ji) masuk ruang ganti laki-laki dan melihat Gang-tae (Kim Soo-hyun) yang hendak berganti pakaian. Moon-young juga menyentuh badan Gang-tae di luar kemauannya.

Moon-young memang digambarkan sebagai pengidap gangguan kepribadian yang mendorongnya terus menganggap Gang-tae sebagai sebuah keindahan dan memperlakukan laki-laki itu sebagai miliknya.

Terkait komplain, pejabat KCSC mengatakan pertimbangan untuk It's Okay to Not Be Okay belum diputuskan.

[Gambas:Youtube]

Backstreet Rockie

Drama yang diadaptasi dari cerita webtun ini juga menerima banyak keluhan warganet Korea Selatan lewat KCSC, bahkan sejak sebelum tayang.

Dalam webtunnya saja, kisahnya memang berisikan objektifikasi seksual perempuan di bawah umur. Serial ini menonjolkan romansa antara karyawan di bawah umur dengan laki-laki dewasa yang menjadi manajer di tempat kerjanya.

Sebelum tayang, sang sutradara, Lee Myung-woo, memastikan Backstreet Rookie merupakan drama yang bisa ditonton semua umur, bahkan bersama keluarga.

Namun, komplain terus mengalir ketika episode pertama drama tersebut tayang. Warganet menyoroti adegan perempuan di bawah umur yang menggoda laki-laki dewasa hingga menggambarkan prostitusi yang dilarang oleh hukum Korea Selatan.

Semua ini berujung pada lebih dari 6.000 keluhan yang masuk ke KCSC. Tak sedikit dari keluhan tersebut mendesak supaya penayangan Backstreet Rookie dihentikan.

[Gambas:Youtube]

Once Again

Pada April lalu, kontroversi juga berputar pada drama Once Again atas tuduhan memonetisasi daya tarik seksual. Selama episode 13 dan 14 drama tersebut, karakter Lee Jung-eun, Kim So-ra, dan Song Da-eun dikisahkan baru membuka sebuah restoran kimbap.

Mereka kemudian memutuskan untuk mempromosikan restoran dengan menggunakan kecantikan Kim So-ra dan Song Da-eun sebagai daya tarik utama. Mereka membuat para pria rela mengantre di luar restoran demi melihat kedua perempuan itu.

Saat protes berdatangan, pihak KBS yang memproduksi drama itu meminta maaf dan menyatakan akan menghapus adegan tersebut di kemudian hari.

"Kami merasa sangat menyesal bahwa pemirsa menemukan beberapa adegan dari drama 'Once Again' yang ditayangkan pada 18 April tidak nyaman dan menyinggung. Ke depannya, kami akan berusaha untuk lebih berhati-hati. Pertama, kami akan memastikan untuk menyunting adegan kontroversial untuk episode mendatang dan juga siaran ulang," bunyi pernyataan KBS.

[Gambas:Youtube]

Father Is Strange

Drama yang tayang pada 2017 silam ini menjadi sorotan karena adegan ciuman antara karakter aktor Ahn Joong-hee (Lee Joon) dan manajernya Byun Mi-young (Jung So-min).

Dalam episode itu, Ahn Joong-hee diceritakan tiba terlambat ke lokasi syuting karena tak membaca pesan tentang perubahan lokasi. Dia dicaci maki oleh kru karena menyebabkan keterlambatan syuting.

Begitu tiba, Joong-hee pun langsung dirias, tapi sutradara berkomentar bahwa tata rias cap bibir di wajahnya terlihat palsu dan meminta Mi-young untuk menciumnya.

Ketika dia menolak, sutradara itu malah berkata, "Kamu adalah manajernya. Lebih baik Anda yang menciumnya daripada orang lain."

Joong-hee pun memprotes, tapi justru semakin ditekan.

"Manajer Anda membuat Anda terlambat di sini, dan kami kehabisan waktu."

Karena merasa bersalah, Mi-young setuju untuk mencium pipi dan dagu majikannya. Namun, sutradara kemudian menyuruhnya melakukan lebih dari itu. Dia meminta untuk berciuman di bibir dan membuat keduanya merasa bersalah.

Gambaran adegan itu kemudian dituduh sebagai bentuk pelecehan seksual karena memaksa dan memanfaatkan rasa bersalah untuk melakukan hal yang tak diinginkan.

Adegan tersebut juga menyebabkan pemirsa menyuarakan keprihatinan mereka. KCSC pun mengeluarkan teguran.

(agn/has)