Album folklore Taylor Swift Laku 1,3 Juta Unit dalam 24 Jam

Tim, CNN Indonesia | Minggu, 26/07/2020 11:22 WIB
Label Republic Records melaporkan bahwa album terbaru Taylor Swift, folklore, berhasil terjual 1,3 juta kopi secara global hanya dalam waktu 24 jam. Label Republic Records melaporkan bahwa album terbaru Taylor Swift, folklore, berhasil terjual 1,3 juta kopi secara global hanya dalam waktu 24 jam. (dok. Taylor Swift/Beth Garrabrant)
Jakarta, CNN Indonesia --

Label Republic Records melaporkan bahwa album terbaru Taylor Swift, folklore, berhasil terjual 1,3 juta kopi secara global hanya dalam waktu 24 jam.

Taylor Swift secara mengejutkan mengumumkan pada Kamis (23/7) bahwa album kedelapan miliknya akan rilis pada Jumat (24/7), 15 jam setelah pengumuman tersebut.

Bukan hanya album, Taylor Swift juga menyebut akan merilis folklore bersamaan dengan single pertama album itu, cardigan, lengkap dengan video musiknya.


Tanpa materi promosi dan pengumuman kepada media, Taylor Swift masih mampu menjual 1,3 juta kopi album secara global dan memecahkan sejumlah rekor.

Label yang kini menaungi Swift tersebut mengatakan bahwa folklore juga memecahkan sejumlah rekor lainnya.

Salah satunya adalah rekor streaming album di hari pertama oleh musisi perempuan di Spotify. Di layanan streaming itu, album folklore berhasil mendapatkan 80,6 juta stream.

Selain itu, folklore juga menjadi "album pop paling didengar secara streaming di Apple Music dalam 24 jam" dengan perolehan 35,47 juta stream.

Album folklore juga memecahkan rekor streaming di Amazon Music Indie/Alternative Streaming Record untuk Amerika Serikat dan global, meski tak disebutkan secara detail angka stream yang diperoleh.

[Gambas:Youtube]



Variety melaporkan angka pekan pertama baru akan rilis secara resmi pada Senin (27/7).

Namun album alternative pertama Swift setelah merilis tiga album pop sebelumnya ini diproyeksikan menjadi album dengan debut terbesar pada 2020 di Amerika Serikat.

Proyeksi folklore tersebut akan menggeser gelar yang sebelumnya dipegang oleh album anumerta Legends Never Die milik Juice WRLD hingga pekan lalu.

Album Legends Never Die dari Juice WRLD dilaporkan terjual sebanyak 517.800 unit-setara album dalam pekan pertamanya dan menjadi album pertama yang terjual lebih dari 500 ribu kopi dalam pekan pertama di 2020.

Sementara itu, Legends Never Die sendiri menggeser posisi album terlaris yang sebelumnya dipegang oleh album After Hours dari The Weeknds dengan penjualan mencapai 460 ribu pada Maret lalu.

Pada Kamis (24/7), Swift mengumumkan merilis album folklore yang ia sebut dikerjakan selama masa karantina, persisnya sejak April 2020.

"Saya akan merilis album yang sepenuhnya baru yang saya curahkan dengan semua keinginan, impian, ketakutan, dan renungan saya," tulis Taylor Swift dalam pengumuman di media sosialnya.

"Banyak hal yang telah saya rencanakan pada musim panas ini batal terjadi, tapi ada sesuatu yang tidak saya rencanakan terjadi. Dan hal itu adalah album ke-8 saya, folklore," katanya.

Swift juga mengatakan bahwa sebelum ini, ia sempat berpikir untuk merilis album di waktu yang sempurna. Namun, karena merasa tak ada yang bisa menjamin yang terjadi ke depan, dia memilih untuk merilisnya dalam waktu dekat.

"Naluri saya mengatakan kepada diri saya bahwa jika kau membuat sesuatu yang kau sukai, maka kau harus mengungkapnya ke dunia. Itulah sisi ketidakpastian yang saya rasakan. Mencintai kalian semua," tulis Swift.

[Gambas:Instagram]



(end)

[Gambas:Video CNN]