Film Tenet Lebih Dulu Rilis di Luar AS, Termasuk Indonesia

CNN Indonesia | Selasa, 28/07/2020 11:25 WIB
Indonesia menjadi satu dari banyak negara yang dijadwalkan bisa menikmati film terbaru arahan Christopher Nolan, Tenet, lebih dulu daripada Amerika. Foto: dok. Warner Bros Pictures/YouTube)
Jakarta, CNN Indonesia --

Indonesia menjadi satu dari banyak negara yang dijadwalkan bisa menikmati film terbaru arahan Christopher Nolan, Tenet, lebih dulu daripada Amerika.

Kepastian ini terlihat dalam rencana perilisan internasional yang diumumkan rumah produksi Warner Bros pada Senin (27/7).

Berdasarkan pengumuman tersebut, Tenet akan dirilis di 70 negara, termasuk Indonesia, Australia, Prancis, Jerman, Italia, dan Korea, pada akhir Agustus, sebelum film itu resmi tayang di AS pada 3 September.


Keputusan tersebut dianggap sebagai terobosan sebab film-film Warner Bros biasanya akan tayang lebih dahulu di AS atau diputar serentak secara internasional.

Warner Bros mengambil keputusan ini setelah melihat kondisi banyak bioskop internasional yang sudah kembali beroperasi dan membutuhkan film-film Hollywood baru untuk menarik perhatian penonton.

Sementara itu, AS hingga kini masih menjadi salah satu negara dengan kasus corona terbanyak di dunia dan meningkat signifikan setiap harinya. Kondisi itu berdampak pada ketidakpastian pembukaan kembali bioskop lokal dalam waktu dekat.

Sebagaimana dilansir Variety, Warner Bros merilis Tenet di pasar internasional lebih dulu karena melihat penjualan tiket Train to Busan 2: Peninsula mencapai lebih dari US$21 juta di Korea sejak tayang pada 15 Juli. Hal itu menandakan kepercayaan publik untuk kembali ke bioskop.

Sementara itu, Tenet juga belum mendapat kepastian waktu tayang di China, pasar film terbesar kedua di dunia. Warner Bros khawatir film terbaru Christopher Nolan ini tak bisa tayang di sana karena durasi.

Pekan lalu, Asosiasi Film China membuat aturan film yang boleh diputar hanya berdurasi maksimal dua jam selama pandemi Covid-19. Sementara itu, Tenet berdurasi 2 jam dan 30 menit.

Tak hanya itu, Warner Bros juga mengkhawatirkan peredaran film bajakan dan pasar berkurang apabila film yang dibuat dengan biaya US$200 juta ini dirilis bertahap.

"Para calon penonton jadi mengetahui plotnya. Jika spoiler bocor, itu bisa mengurangi permintaan dan ketertarikan penonton untuk melihat film itu di AS," demikian pernyataan Warner Bros.

Tenet sendiri sudah mengalami tiga kali tunda tayang. Awalnya, film ini seharusnya tayang perdana pada pertengahan Juli. Kondisi pandemi yang belum membaik membuat film ini terus tunda tayang.

[Gambas:Youtube]

Jika tak ada perubahan, berikut tanggal perilisan Tenet secara global:

26 Agustus:
Belgia, Bulgaria, Kroasia, Denmark, Mesir, Estonia, Finlandia, Prancis, Belanda, Hungaria, Islandia, Indonesia, Italia, Korea Selatan, Latvia, Lithuania, Portugal, Serbia, Slovakia, Swedia, Swiss, Turki, Ukraina, dan Inggris.

27 Agustus:
Australia, Austria, Bahrain, Kanada, Ceko, Jerman, Yunani, Hong Kong, Israel, Libanon, Malaysia, Timur Tengah, Selandia Baru, Polandia, Arab Saudi, Singapura, Taiwan, Thailand, dan Uni Emirat Arab.

28 Agustus:
Afrika Timur, Ghana, Nigeria, Norwegia, Romania, Slovenia, Spanyol, dan Vietnam.

3 September:
Amerika Serikat, Kuwait, dan Qatar.

10 September:
Azerbaijan, Kazakhstan, dan Rusia.

17 September:
Siprus

18 September:
Jepang

Pemberitahuan lebih lanjut:
Argentina, Bolivia, Brazil, Chile, China, Kolombia, Costa Rica, El Salvador, Guatemala, Honduras, India, Meksiko, Nicaragua, Panama, Peru, Filipina, Puerto Rico, Afrika Selatan, Uruguay, dan Venezuela.

(chri/has)