Ji Chang-wook Minta Maaf Soal Kontroversi Jaga Jarak

CNN Indonesia | Selasa, 04/08/2020 18:48 WIB
Aktor drama Backstreet Rookie, Ji Chang-wook buka suara terkait pengabaian kebijakan jaga jarak di tengah pandemi karena menggelar acara pada Senin (3/8). Aktor drama Backstreet Rookie, Ji Chang-wook buka suara terkait pengabaian kebijakan jaga jarak di tengah pandemi karena menggelar acara pada Senin (3/8). (dok. SBS via hancinema)
Jakarta, CNN Indonesia --

Aktor dalam drama Korea Backstreet Rookie, Ji Chang-wook buka suara terkait pengabaian kebijakan jaga jarak di tengah pandemi karena menggelar acara pada Senin (3/8).

Ji Chang-wook melalui agensinya, Glorious Entertainment, meminta maaf karena hal itu menarik perhatian banyak masyarakat sehingga mereka tak menerapkan kebijakan jaga jarak.

"Saya minta maaf karena hal itu menarik perhatian dan kunjungan banyak orang dan tak bisa mengatasinya," kata Ji Chang-wook seperti dilansir Star News, Selasa (4/8).


Kejadian itu bermula ketika Ji Chang-wook benar-benar bekerja sebagai kasir di salah satu toko serba ada. Dalam drama Backstreet Rookie, ia berperan sebagai manajer toko serba ada yang sama.

Sayangnya, hal itu membuat orang berbondong-bondong berkunjung ke sana untuk melihat sang aktor dari jarak dekat.

Glorious Entertainment mengatakan hal tersebut sesungguhnya bagian dari proses syuting yang kemudian salah dipromosikan menjadi acara untuk pelanggan di toko serba ada tersebut.

"Kami meminta maaf karena gagal mengatasi kerumunan di sana," kata agensi.

Tak hanya agensi, pihak toko serba ada GS25 turut merilis pernyataan minta maaf. Mereka menjelaskan Ji Chang-wook sesungguhnya hadir untuk membuat konten promosi toko.

Namun, salah satu pegawai mereka mengunggah hal itu ke media sosial sebagai bentuk acara untuk pelanggan yang membuat masyarakat langsung mengerumuni tempat itu.

Mereka meminta maaf karena menyebabkan kesalahpahaman serius serta gagal mengawasi jadwal pembuatan drama yang berlangsung di sana.

"Kami ingin meminta maaf karena menimbulkan kekhawatiran selama masa-masa ini ketika banyak orang berjuang melawan penyebaran COVID19 lebih lanjut," ujar mereka.

Sebelumnya, unggahan acara Ji Chang-wook menarik perhatian banyak warganet. Mereka berpendapat sang aktor seakan mengabaikan wabah virus corona yang masih terjadi di Korea Selatan.

Kritikan tajam diberikan karena pemerintah saat ini sedang bersiap menghadapi gelombang kedua pandemi virus corona.

Acara tersebut juga dikritik karena dinilai tak sensitif terhadap banyak klaster baru yang ditemukan di banyak tempat seperti kedai kopi serta klub di Korea Selatan.

Berdasarkan data Johns Hopkins University, hingga Selasa (4/8), Korea Selatan telah melaporkan 14.423 kasus Covid-19 dengan 301 orang meninggal dunia.

(chri/end)