It's Okay to Not Be Okay Cetak Rekor di Episode Akhir

CNN Indonesia | Senin, 10/08/2020 10:15 WIB
Drama Korea bertajuk It's Okay to Not Be Okay mencetak rekor melalui episode terakhir yang tayang Minggu (9/8). Drama Korea bertajuk It's Okay to Not Be Okay mencetak rekor melalui episode terakhir yang tayang Minggu (9/8). (Dok. Chun Youngsang for Netflix)
Jakarta, CNN Indonesia --

Drama Korea bertajuk It's Okay to Not Be Okay mencetak rekor melalui episode terakhir yang tayang Minggu (9/8).

Berdasarkan data Nielsen Korea, episode ke-16 drama tersebut mendapat rating rata-rata 7.3 persen se-Korea Selatan. Angka itu menjadi yang tertinggi sejak It's Okay to Not Be Okay tayang perdana pada 20 Juni lalu.

Perolehan rating tersebut juga membuat drama yang dibintangi Kim Soo-hyun, Seo Yea-ji, serta Oh Jung-se itu menguasai time slot televisi kabel pada akhir pekan lalu.


Rating It's Okay to Not Be Okay sebenarnya sempat turun hingga 5 persen pada episode pertengahan. Ada beberapa hal yang memengaruhi hal tersebut, salah satunya tudingan adegan pelecehan seksual.

Drama ini pernah dinilai menggambarkan pelecehan seksual kala Ko Moon-young (Seo Yea-ji) menyentuh tubuh Moon Kang-tae (Kim Soo-hyun) yang sedang berganti pakaian tanpa izin.

Selain itu, meski drama ini ramai menuai pujian karena fokus mengangkat masalah kesehatan mental dan konsekuensi hubungan pribadi, It's Okay to Not Be Okay juga sempat dituding meniru kata-kata terakhir Jonghyun SHINee sebelum meninggal dunia.

Meski demikian, rating It's Okay to Not Be Okay perlahan meningkat jelang berakhir. Pada episode 15, drama ini mendapatkan rating rata-rata 6.5 persen yang kemudian meningkat menjadi 7,3 persen di episode terakhir.

Drama It's Okay To Not Be Okay mengisahkan romansa antara pekerja di bangsal psikiatris yang tidak percaya pada cinta, Moon Kang-tae, dengan penulis buku anak-anak populer, Ko Moon-young, yang berkepribadian anti-sosial, sangat egois, dan sombong.

Kedua karakter utama lantas menemukan penghiburan satu sama lain, saling menyembuhkan luka psikologis dan emosional mereka. Pertemuan tersebut juga perlahan mengungkapkan misteri masa lalu ketiga karakter utama tersebut.

[Gambas:Youtube]

(has/has)