Sinopsis Work It, Film Kompetisi Menari Terbaru di Netflix

CNN Indonesia | Rabu, 12/08/2020 14:25 WIB
Work It merupakan film terbaru yang bisa disaksikan jika rindu dengan karya bertema kompetisi menari, seperti Step Up dan Bring It On. Berikut sinopsis Work It. Work It merupakan film terbaru yang bisa disaksikan jika rindu dengan karya bertema kompetisi menari, seperti Step Up dan Bring It On. Berikut sinopsis Work It. (Dok. Netflix)
Jakarta, CNN Indonesia --

Work It merupakan film terbaru yang bisa disaksikan jika rindu dengan karya bertema kompetisi menari, seperti Step Up, Honey, Street Dancer, atau Bring It On. Berikut sinopsis Work It.

Work It mengisahkan keinginan Quinn Ackerman untuk bisa diterima di Universitas Duke. Ia bermimpi kuliah di sana karena ayahnya yang telah meninggal saat dia berusia 12 tahun merupakan lulusan Universitas Duke.

Supaya bisa diterima, Quinn bekerja keras untuk memiliki resume yang sempurna. Ia selalu mendapatkan IPK 4, terlibat aktif dalam grup belajar serta debat, hingga menjadi sukarelawan di panti jompo.


Selain itu, ia juga sempat membantu teman masa kecilnya, Jass, dengan menjadi penata lampu. Jass merupakan salah satu penari andal yang tergabung dalam kelompok tari Thunderbirds di sekolah.

Namun, suatu insiden terjadi dan membuat Quinn diberhentikan dari posisi penata lampu Thunderbirds.

Permasalahan dimulai ketika Quinn dipanggil dan menjalani wawancara dengan Universitas Duke. Resumenya yang sempurna dinilai tak menarik perhatian kampus karena sama seperti ratusan pelamar lainnya.

Pewawancara baru tertarik ketika Quinn memberi tahu dirinya merupakan penari bagian dari Thunderbirds yang kerap menjadi juara ajang tari, Work It.

Pewawancara menyatakan bakal menantikan penampilan Quinn dalam Work It tahun ini yang bisa jadi memengaruhi hasil seleksi Universitas Duke. Pernyataan itu membuat Quinn harus berbohong kepada ibunya dan mulai belajar menari dari nol.

[Gambas:Youtube]

Work it dibintangi banyak artis muda, seperti Sabrina Carpenter (Horns, Tall Girl), Elizabeth Shaila Koshy (Boo! A Madea Halloween), Jordan Fisher (To All The Boys 2), serta Keiynan Lonsdale (The Divergent).

Dalam film ini, Sabrina Carpenter juga berperan sebagai produser eksekutif. Work It diproduksi oleh Alicia Keys, Leslie Morgenstein, Elysa Koplovitz, dan diarahkan Laura Terruso.

Sementara itu, komposer film Germaine Franco menjadi sosok di balik lagu-lagu dalam Work It. Sebelumnya, ia juga mengatur scoring film Coco, Tag, Someone Great, dan Dora and the Lost City of Gold.

Work It mulai tayang 7 Agustus dan bisa disaksikan di Netflix.

(chri/has)