Produser Legendaris Deep Purple dan Black Sabbath Meninggal

CNN Indonesia | Selasa, 11/08/2020 08:00 WIB
Martin Birch, produser legendaris di balik sederet karya dari Iron Maiden, Deep Purple, hingga Black Sabbath, meninggal dunia di usia 71 tahun. Ilustrasi. (Istockphoto/PeopleImages)
Jakarta, CNN Indonesia --

Martin Birch, produser legendaris di balik sederet karya dari Iron Maiden, Deep Purple, hingga Black Sabbath, meninggal dunia di usia 71 tahun.

Kabar ini pertama kali terungkap melalui pernyataan David Coverdale, vokalis untuk band yang juga pernah berkolaborasi dengan Birch, Whitesnake.

"Dengan sangat sangat berat hati, saya baru saja mendapatkan konfirmasi bahwa teman baik saya dan produser Martin Birch meninggal dunia," kata Coverdale melalui Twitter.


Ia kemudian menuliskan, "Martin adalah bagian besar dalam hidup saya, membantu saya dari pertama kali kami bertemu hingga (album) Slide It In. Doa saya bagi keluarga, teman, dan penggemarnya."

Lahir pada 1948, Birch kemudian dikenal sebagai produser andal. Ia merupakan produser dan otak di balik semua album Iron Maiden yang dirilis sejak 1981 hingga 1992.

Selain itu, ia juga menjadi engineer dan produser untuk sederet album Deep Purple yang dilepas dari tahun 1969 hingga 1977. Band Fleetwood Mac juga kerap bekerja sama dengan Birch sejak tahun 1969 hingga 1973.

Birch juga memproduseri album Heaven and Hell milik Black Sabbath, di mana Ronnie James Dio menggantikan Ozzy Osbourne di bagian vokal.

Pemain bass Black Sabbath, Geezer Butler, pun mengaku terpukul mendengar kabar kepergian Birch pada Senin (10/8).

"Sangat sedih mendengar kepergian Martin Birch. Produser brilian. Senang bekerja dengannya dalam album Black Sabbath #HeavenandHell dan #MobRules. Turut berduka kepada Vera dan keluarga," tulis Butler di Twitter.

Meski disebut-sebut sebagai salah satu produser andalan musisi-musisi metal, Birch sendiri merasa kemampuannya sebenarnya biasa saja.

"Saya tidak merasa saya merupakan teknisi super. Yang saya lakukan sangat sederhana, tapi kenyataan bahwa saya mengenal band-band yang bekerja dengan saya membantu saya mengetahui langsung apa yang mereka inginkan atau bahkan apa yang bisa mereka capai, meski mereka tak menyadarinya," kata Birch dalam sebuah wawancara yang dikutip NME.

(has/has)