Film Mafia Terbaik Hollywood selain The Godfather

Tim, CNN Indonesia | Sabtu, 26/09/2020 04:08 WIB
Keberadaan film mafia dan gangster hampir 1 abad terakhir punya tempat sendiri di hati penonton. Berikut 5 film mafia terbaik Hollywood. Keberadaan film mafia dan gangster hampir 1 abad terakhir punya tempat sendiri di hati penonton. Berikut 5 film mafia terbaik Hollywood. (Foto: Tribeca Productions via Imdb Film The Irishman)
Jakarta, CNN Indonesia --

Hampir 1 abad film soal mafia dan gangster hadir dan memikat hati penonton. Kisahnya sangat khas, biasanya soal sekumpulan orang dalam sebuah geng yang hidupnya berada di pusaran kriminal dan kejahatan.

Terdapat banyak sekali judul yang sudah diproduksi dalam rentang waktu berbeda. Salah satu yang terkenal dan dianggap sebagai film mafia terbaik Hollywood adalah The GodFather.

Apabila Anda menikmati film sejenis ini, ada sederet film lain tentang gangster yang bisa ditonton selain sekuel The GodFather. Berikut ulasannya.


1. Goodfellas (1990)

GoodfellasFoto: Warner Bros via Imdb
Goodfellas adalah film mafia terbaik Hollywood yang diangkat dari novel berjudul Wiseguy. 

Film bergenre thriller crime arahan sutradara Martin Scorsese ini dirilis pada 1990. Film yang diangkat dari novel berjudul Wiseguy karya Nicholas Pileggi ini bercerita seputar orang-orang di dunia kejahatan dan berambisi menjadi mafia kelas kakap.

Kisahnya diangkat dari kejadian nyata dalam kehidupan gangster kenamaan di AS, Henrry Hill (Ray Liotta).

Sejak kecil, Henry sudah bercita-cita menjadi mafia. Di matanya, seorang gangster bisa melakukan semua hal yang diinginkan tanpa ada satu orang pun yang berani melawan.

Singkat cerita, berkat bantuan beberapa orang, termasuk Tuddy Cicero (Frank DiLeo) dan Paul Cicero (Paul Saviro), Henry mulai merintis karier sebagai gangster sedari kecil.

Setelah beranjak remaja, dia mulai bertemu dan dikenali oleh beberapa gangster terhormat, seperti Jimmy Conway (Robert De Niro) dan Tommy DeVito (Joe Pesci). Mereka pun kemudian bekerja sama.

Satu waktu, mereka melakukan sebuah perampokan. Hasil rampokan itu membuat mereka menikmati hidup mewah. Hingga satu hari, mereka mulai terlibat dengan organisasi kriminal lain yang kemudian mereka bunuh.

Karena takut berurusan dengan polisi, mereka berusaha menutupi pembunuhan tersebut. Namun, mereka malah semakin sering terlibat masalah hingga menyeret pihak kepolisian.

2. Once Upon a Time in America (1984)

[Gambas:Youtube]

Once Upon a Time in America bercerita soal kehidupan Noodles (Scott Tiller-Robert De Niro), anak jalanan di kawasan Manhattan yang berjuang dan bertahan hidup dengan menjadi mafia.

Ketika beraksi, dia dibantu empat temannya. Mereka adalah Patrick "Patsy" Goldberg (Brian Bloom), Phillip "juling "Stein (Adrian Curran), Maximilian Bercovicz (Rusty Jacobs), Little Dominic, dan Fat Moe (Mike Monetti).

Mereka berjanji untuk selalu bersama serta mengumpulkan semua uang hasil pekerjaan yang disimpan di loker di sebuah stasiun.

Ada momen di mana Little Dominic tertembak hingga tewas oleh saingan mereka. Noodles naik pitam. Dia pun menikam Bugssy, salah satu orang yang terlibat dalam pembunuhan Little Dominic.

Dia lantas dijebloskan ke penjara. Setelah bebas, Noodles tahu bahwa kelompok yang dia bentuk bersama teman-temannya telah menjadi salah satu kelompok mafia paling besar.

Max punya rencana merampok Bank Federal. Ia mengajak serta kawan-kawannya dan Noodles. Namun, Noodles beranggapan rencana tersebut sebagai tindakan bunuh diri dan dia malah melaporkan teman-temannya ke polisi.


3. American Gangster (2007)

[Gambas:Youtube]

Film ini bercerita tentang seorang mafia narkoba, Frank (Danzel Washington), yang awalnya bekerja sebagai sopir Ellsworth Jhonson (Clarence Williams II), mafia terkenal di Harlem, New York.

Dia juga digambarkan sebagai orang yang pendiam dan sederhana. Namun, selama menjadi sopir sang mafia, dia ikut belajar seluk beluk dunia narkoba.

Frank pun kemudian mencoba untuk membangun kartel narkobanya sendiri yang akhirnya berkembang pesat. Salah satu faktor yang membuat bisnisnya berkembang pesat adalah racikan narkoba yang diberi nama Blue Magic.

Selain itu, dia juga bisa memangkas jalur distribusi barang-barangnya sehingga membuat harga narkoba racikannya tergolong murah.

Singkat cerita, Frank mulai sukses dengan bisnis narkobanya. Ia kemudian menikahi perempuan kontestan ratu kecantikan asal Meksiko.

Walaupun Frank bekerja di dunia yang terlarang, tapi dia digambarkan sebagai sosok yang hangat pada keluarganya.

Tidak hanya itu, dia juga memindahkan orang tuanya dari North Carolina ke New Jersey, dan menjadikan lima saudaranya sebagai kaki tangan.

Ketikabisnisnya yang terus maju, ada satu detektif yang mulai menyelidiki gerak-gerik Frank. Detektif itu bernama Richie Robert (Russel Crowe), polisi yang punya banyak masalah pribadi namun bersih, tidak pernah makan suap dari para kartel narkoba.

4. The Departed (2006)

[Gambas:Youtube]

Frank Costello (Jack Nicholson) adalah seorang mafia kelas kakap di Boston. Frank banyak menjalankan bisnis dan keberadaannya sulit dilacak karena ia sudah menyelundupkan mata-mata ke internal FBI, yaitu Collin Sullivan (Matt Damon).

Satu waktu, pihak kepolisian menugaskan Billy Costigan (Leonardo DiCaprio) untuk menjadi mata-mata dan masuk ke dalam kelompok Castello. Seiring waktu, Costigan mulai mendapat kepercayaan Castello.

Keadaan menjadi tegang sejak pihak kepolisian dan kelompok Costigan mulai sadar bahwa ada mata-mata di tubuh mereka masing-masing. Para mata-mata kemudian mulai mencari siapa yang menyelundup ke tempat mereka.

Hasil remake dari film Hong Kong Infernal Affairs 2002 ini telah memenangkan beberapa penghargaan, termasuk empat piala Oscar, termasuk kategori film terbaik dan sutradara terbaik.


5. The Irishman (2019)

Film 'The Irishman' (dok. Netflix via IMDb)Foto: (dok. Netflix)
The Irishman adalah film mafia terbaik Hollywood yang mengangkat kisah nyata kehidupan pembunuh bayaran pada era 70-an.

The Irishman merupakan film yang diadaptasi dari buku I Heard You Paint Houses karya Charles Brandt. Buku itu mengangkat kisah nyata kehidupan Frank Sheeran (Robert De Niro), seorang pembunuh bayaran di New York City pada 1970-an.

Sheeran bekerja sama dengan beberapa tokoh paling dikenal di Abad ke-20.

Film ini juga bercerita tentang kejahatan terorganisir di Amerika setelah perang. Ada satu misteri terbesar yang belum terpecahkan dalam sejarah, yakni peristiwa bos serikat pekerja legendaris Jimmy Hoffa (Al Pacino) yang menghilang.

Tidak hanya itu, sang sutradara, Martin Scorsese, juga menampilkan potret kejahatan terorganisasi di lingkungan kerja, persaingannya, serta kaitannya dengan politik.

Rentet kejadian itu kemudian dikaitkan dengan hubungan Sheeran, Hoffa, dan kelompok mafia Bufalino Crime Family dengan salah satu anggotanya, Russell Bufalino (Joe Pesci).

(ndn/fef)

[Gambas:Video CNN]