Kronologi Woojin Tersandung Tudingan Pelecehan Seksual

CNN Indonesia | Rabu, 09/09/2020 19:45 WIB
Bermula dari tudingan anonim dan bantahan Woojin, serenteng rumor lain menyeruak soal pelecehan seksual yang diduga dilakukan mantan anggota Stray Kids itu. Bermula dari tudingan anonim dan bantahan Woojin, serenteng rumor lain menyeruak soal pelecehan seksual yang diduga dilakukan mantan anggota Stray Kids itu. (dok. JYP Entertainment)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kim Woojin atau yang biasanya disapa Woojin dituduh melakukan pelecehan seksual. Sejumlah akun anonim mengaku menjadi korban pelecehan seksual Woojin meski kini sebagian besar cuitan tersebut telah menghilang.

Setelah kicauan yang menuai kehebohan itu, banyak rumor baru yang beredar di antara warganet termasuk kecurigaan bahwa Woojin berbohong mengenai agensi serta rencana comeback sebagai solo artis.

Permasalahan ini bermula ketika beberapa akun anonim membuat utas tentang pelecehan seksual Woojin pada Selasa (8/9). Salah satunya adalah akun yang menyebut seorang idol menyalahgunakan popularitasnya untuk mendekati seorang perempuan di bar.


Ketika perempuan tersebut menolak tawaran Woojin, idol itu disebut marah dan malah melakukan tindakan tak senonoh terhadap dua perempuan. Dalam utas tersebut, akun tersebut mengungkapkan masih dihantui perlakuan idol itu kepadanya.

Awalnya, akun tersebut tak menyebutkan nama pelaku. Ia hanya menuliskan W, Woo, dan big3. Big3 merupakan panggilan untuk tiga perusahaan atau agensi terbesar dan pelopor K-pop, yakni SM Entertainment, JYP Entertainment, dan YG Entertainment.

Dari keterangan tersebut, warganet banyak beranggapan idol yang dimaksud adalah Woojin mantan anggota Stray Kids. Ia telah resmi keluar dari grup dan agensi pada 28 Oktober 2019.

Tak lama setelah itu, utas dari akun lain muncul dan mengungkapkan kejadian serupa pada 29 April yaitu ketika idol tersebut menghampirinya dan mengatakan dirinya seseorang yang terkenal. Idol itu kemudian membelikan sebotol whiskey dan terus menyebutnya cantik.

Merasa tidak nyaman, ia menghubungi temannya dan bergegas meninggalkan lokasi tersebut. Namun, idol tersebut memaksa dan menarik pergelangan tangan ke bagian alat kelaminnya.

Dalam utas itu, ia mengunggah foto whiskey yang dibelikan untuknya dan sedikit penampakan hoodie yang dikenakan idol itu.

Tak hanya itu, ia juga mengunggah foto Woojin yang sedang mengenakan hoodie berwarna serupa di samping foto botol Whiskey.

"Saya tak memintamu percaya kepada saya. Kalian bisa mempercayai yang kalian mau. Tapi saya mengalami pelecehan seksual oleh Woojin dan ini terus menghantui saya berbulan-bulan. Jadi ketika saya melihat seseorang membicarakan hal ini, saya harus mengungkapkannya," tulis akun tersebut.

Setelah mengungkapkan hal itu, akun tersebut menghilang dari Twitter.

Bantahan Kim Woo-jin

Berselang beberapa jam, Kim Woo-jin membantah tuduhan tersebut melalui akun Twitter pribadinya. Ia mengatakan beberapa orang mengunggah rumor aneh dan langsung menghapus akun.

"Saya tak pernah bertemu orang itu dan saya tidak pergi ke lokasi yang disebut. Para penggemar pasti khawatir. Tapi jangan khawatir karena semua itu tidak benar," bantahan Woojin.

Dalam bantahan itu, ia juga mengungkapkan sudah menandatangani kontrak dengan sebuah agensi yang cocok dengannya. Penyanyi kelahiran 1997 ini juga menyatakan sedang bekerja keras mempersiapkan solo karier.



Tudingan Agensi Bodong

Pada Selasa (8/9) malam, sebuah akun 10x.ent muncul di media sosial dan menyatakan diri sebagai agensi Kim Woo-jin. Lewat unggahan di Instagram, mereka menyatakan bakal mengambil langkah hukum untuk mengatasi penyebaran kabar bohong terkait Woojin.

Dalam unggahan itu, mereka juga menampilkan foto-foto Woojin pada tanggal yang disebut sebagai waktu kejadian pelecehan. Foto-foto tersebut dinilai sebagai bukti bahwa Woojin tidak bersalah.

[Gambas:Instagram]



Namun, alih-alih menyelesaikan masalah, unggahan tersebut malah menambah masalah baru bagi Woojin. Warganet mempertanyakan keabsahan agensi tersebut.

Sebab, unggahan pertama dari agensi tersebut tepat di hari terungkapnya kasus pelecehan seksual. Akun itu belum terverifikasi di Instagram dan cuma mengikuti akun Instagram Woojin, tak ada artis lainnya.

Menariknya, di hari yang sama, sebuah agensi lain dengan nama serupa, 10X Entertainment buka suara terkait Woojin.

"Hi semua. Ini menarik perhatian kami karena bingung dengan kemungkinan kontroversi yang sedang terjadi. Perusahaan kami sama sekali tidak berhubungan dengan Kim Woojin. Kami merupakan duo DJ asal Chicago," tulis 10X Entertainment di akun Facebooknya.

Warganet pun mulai mendalami tentang agensi baru Woojin. Mereka menemukan bahwa angka 0 yang digunakan di logo agensi Woojin sama persis dengan yang digunakan perusahaan desain dan perabotan asal Argentina, Hanford. 

Website 10.Ent pun terlihat masih sangat baru dan tidak memiliki keterangan lebih lanjut baik mengenai agensi atau sang artis.

[Gambas:Instagram]



Tuntutan Permintaan Maaf

Hingga pada Rabu (9/9), ramai warganet menyerukan tuntutan permintaan maaf Woojin kepada para korban pelecehan seksual.

Tagar #WoojinApologizeToVictim menjadi trending topics di Twitter. Banyak dari netizen berpendapat, hal-hal yang telah dilakukan Woojin melanggar kemanusiaan.

"Tak peduli siapa yang kalian dukung, ini melebihi persoalan dunia musik Korea. Ini permasalahan hidup sesungguhnya #WoojinApologizeToVictim," tulis warganet.



"Kalau kalian melihat cuitan ini, tak masalah apa fandommu, tolong balas dengan #WoojinApologizeToVictim. Kami menuntut permintaan maaf untuk semua korban," cuit warganet lainnya.



"Kami tidak akan membiarkannya keluar dari masalah ini. Para korban layak mendapatkan keadilan, permintaan maaf sungguh-sungguh dan kedamaian. Tolong balas dengan #WoojinApologizeToVictim," tutur warganet yang lain.



(chri/end)

[Gambas:Video CNN]