Tayang 2021, Candyman Batal 'Hantui' Halloween

CNN Indonesia | Selasa, 15/09/2020 04:50 WIB
Candyman batal meramaikan Halloween tahun ini karena tim produksi sepakat menunda penayangan film tersebut hingga 2021 akibat pandemi Covid-19. Candyman batal meramaikan Halloween tahun ini karena tim produksi sepakat menunda penayangan film tersebut hingga 2021 akibat pandemi Covid-19. (Dok. Universal Pictures/YouTube)
Jakarta, CNN Indonesia --

Candyman karya Nia DaCosta batal meramaikan Halloween tahun ini karena tim produksi sepakat menunda penayangan film tersebut hingga 2021 akibat pandemi Covid-19.

DaCosta menjelaskan bahwa mereka memutuskan untuk mengundur penayangan Candyman agar penonton bisa merasakan pengalaman menonton film tersebut bersama-sama.

"Kami membuat Candyman dengan keinginan bisa disaksikan di bioskop. Ini bukan hanya untuk tontonan, tapi film ini menceritakan sebuah komunitas, bagaimana mereka membentuk satu dengan yang lain," tulis Nia DaCosta di Twitter, akhir pekan lalu.


"Ini juga tentang pengalaman bersama-sama atas trauma, kegembiraan, penderitaan, kemenangan, dan kisah di sekitarnya. Dengan dasar ini, kami menunda Candyman hingga tahun depan untuk memastikan semua orang dapat menyaksikannya di bioskop dan berbagi pengalaman."

Seperti dilansir Digital Spy, beberapa penggemar mendukung keputusan Nia DaCosta menunda penayangan Candyman. Menurut mereka, penantian selama beberapa bulan akan sepadan dengan hasil kolaborasi Nia DaCosta bersama Jordan Peele, sutradara film Get Out.

Peele mengatakan bahwa Candyman merupakan salah satu ikon yang merepresentasikan kegelapan genre horor. Ia-yang juga berperan dalam penulisan naskah-mengaku merasa terhormat menjadi bagian upaya menghidupkan kelanjutan cerita menegangkan ini.

Melalui film yang disebut menjadi sekuel langsung dari Candyman orisinal 28 tahun lalu ini, Peele ingin membawa banyak penonton baru masuk ke dalam kisah legenda yang dibuat Clive Barker pada 1992 itu.

Candyman bercerita tentang seorang pelajar bernama Helen Lyle (Virginia Madsen) yang melakukan riset tentang mitos Candyman untuk tesisnya.

Ia langsung mengetahui bahwa Candyman adalah artis dan putra seorang budak yang tangannya tak utuh. Ia kemudian dibunuh dengan sengatan lebah oleh ayah kekasihnya di akhir abad 19.

Populer pada tahun 1990-an, Candyman sampai-sampai masuk dalam daftar The Top 13 Slashers in Horror Movie History versi Bloody Disgusting.

Selain itu, film ini juga masuk daftar Top Eleven Slashers, Greatest Scariest Movie Moments and Scenes, serta Greatest Movie Twists, Spoilers and Surprise Endings.

(chri/has)