Sinopsis The Science of Fictions, Konspirasi Ekspedisi Bulan

CNN Indonesia | Selasa, 06/10/2020 08:10 WIB
The Science of Fictions menjadi salah satu film panjang yang masuk daftar pendek kurasi FFI 2020. Berikut sinopsis film The Science of Fictions. The Science of Fictions menjadi salah satu film panjang yang masuk daftar pendek kurasi FFI 2020. (Dok. Angka Fortuna Sinema/KawanKawan Media/Limaenam Films)
Jakarta, CNN Indonesia --

The Science of Fictions menjadi salah satu film panjang yang masuk daftar pendek kurasi Festival Film Indonesia (FFI) 2020. Berikut sinopsis film The Science of Fictions yang sudah tayang di beberapa festival film internasional.

The Science of Fictions menceritakan seorang pemuda di pelosok Yogyakarta bernama Siman yang melihat pengambilan gambar pendaratan manusia kru asing di bulan di sebuah area tak berpenghuni di Gumuk Pasir, Bantul, pada 1960-an.

Suatu hal membuat orang-orang yang menyaksikan pengambilan gambar tersebut diburu, termasuk Siman. Tak lama setelah itu, Siman ditangkap dan lidahnya dipotong supaya tak menyebarkan rekayasa pendaratan di Bulan.


Rentetan kejadian itu menyebabkan Siman menjalani hari-harinya dengan selalu bergerak slow-motion, seperti astronaut di ruang angkasa.

Kondisi tersebut kian parah karena Siman membangun roket di belakang rumahnya. Para penduduk desa pun menganggap Siman gila.

The Science of Fictions disutradarai Yosep Anggi Noen. Ia sebelumnya dikenal melalui beberapa film seperti Istirahatlah Kata-Kata (2016) dan Hiruk-Pikuk Si Al-Kisah (2019).

The Science of Fictions merupakan produksi Angka Fortuna Sinema, KawanKawan Media, dan Limaenam Films, serta ko-produksi dengan Andolfi (Perancis), Astro Shaw (Malaysia), GoStudio (Indonesia), dan Focused Equipment (Indonesia).

Film yang diproduseri Arya Sweta, Edwin Nazir, Yulia Evina Bhara, dan Yosep Anggi Noen ini dikembangkan sejak 2013 dan dipresentasikan pada Asian Project Market 2014, Produire Au Sud 2016, Venice GAP Financing bagian dari Venice Film Festival 2017, dan Rotterdam International Film Festival.

Proyek ini melibatkan aktor Gunawan Maryanto, Yudi Ahmad Tajudin, Lukman Sardi, Ecky Lamoh, Alex Suhendra, Marissa Anita, Rusini, dan Asmara Abigail.

The Science of Fictions sempat tayang dan memenangkan Special Mention Award di Locarno International Film Festival. Film ini juga masuk program khusus Busan International Film Festival, A Window on Asian Cinema.

(chri/has)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK