Diskoria Daur Ulang Pelangi Cinta dengan Video dari Fariz RM

CNN Indonesia | Jumat, 16/10/2020 06:40 WIB
Diskoria mendaur ulang lagu Pelangi Cinta dengan kolaborasi bersama putri Hetty Koes Endang, Afifah Yusuf. Lagu itu dilengkapi video yang disutradarai Fariz RM. Diskoria mendaur ulang lagu Pelangi Cinta dengan kolaborasi bersama putri Hetty Koes Endang, Afifah Yusuf. Lagu itu dilengkapi video yang disutradarai Fariz RM. (Dok. Diskoria)
Jakarta, CNN Indonesia --

Duo DJ ibu kota, Diskoria, mendaur ulang lagu lawas bertajuk Pelangi Cinta dengan berkolaborasi bersama musisi putri Hetty Koes Endang, Afifah Yusuf. Mereka melengkapi lagu tersebut dengan video klip yang disutradarai oleh Fariz RM.

Hasil daur ulang lagu yang pernah dipopulerkan Hetty Koes Endang pada 1980-an tersebut sudah dapat dinikmati di layanan streaming musik mulai Kamis (15/10).

Melalui siaran pers yang diterima CNNIndonesia.com, Diskoria bercerita bahwa mereka pertama kali memutuskan berkolaborasi dengan Afifah karena perbincangan di jejaring sosial Instagram.


Kala itu, Diskoria melalui fitur Story di Instagram memamerkan sedang memutar piringan hitam lagu dari Hediek's Group, grup vokal lawas yang formasinya diperkuat oleh Hetty Koes Endang.

"Hal itulah yang menjadi pemantik pembicaraan tentang musik lebih jauh antara Diskoria dengan Afifah, karena tidak banyak orang yang mengetahui album tersebut. Lagu 'Pelangi Cinta' akhirnya dirasa menjadi lagu yang tepat untuk didaur ulang oleh Diskoria dan Afifah Yusuf," tulis Diskoria.

Pelangi Cinta sendiri merupakan lagu ciptaan A. Riyanto yang dipopulerkan pertama kali oleh Jamal Mirdad pada 1981. Setahun kemudian, Hetty baru membawakan kembali lagu ini.

Untuk mendaur ulang lagu tersebut, Diskoria dibantu Imam Buana Luthfi dan Pandji Dharma, dua musisi yang pernah tergabung dalam grup elektronik bernama Animalism.

Saat proses rekaman vokal, Hetty Koes Endang datang dan memberikan sedikit rekomendasi penyesuaian lirik.

"Ada sedikit penyesuaian lirik yang direkomendasikan oleh beliau. Karena lagu aslinya dibuat berdasarkan sudut pandang pria, maka untuk versi yang dinyanyikan wanita, kita ubah sedikit susunan liriknya agar terdengar lebih feminin," tulis Diskoria.

[Gambas:Youtube]

Untuk melengkapi lagu ini, Diskoria juga merilis video hasil arahan musisi yang juga tenar di era 1980-an, Fariz Roestam Munaf alias Fariz RM.

"Mereka melihat sosok Fariz Roestam Munaf sebagai seniman, yang selama ini karyanya didengar dalam bentuk audio, akan sangat menarik untuk melihat visi seorang Fariz Roestam Munaf dari sisi visualnya," demikian keterangan di siaran pers Diskoria.

(has/has)