Tumpah Ruah Emosi dalam Reuni Legally Blonde

CNN Indonesia | Rabu, 21/10/2020 09:14 WIB
Berbagai emosi tertumpah dalam reuni virtual para pemeran Legally Blonde pada Senin (20/10), sekitar 20 tahun setelah film itu diproduksi. Berbagai emosi tertumpah dalam reuni virtual para pemeran Legally Blonde pada Senin (20/10), sekitar 20 tahun setelah film itu diproduksi. (Dok. MGM via imdb.com)
Jakarta, CNN Indonesia --

Berbagai emosi tertumpah dalam reuni virtual para pemeran Legally Blonde pada Senin (20/10), sekitar 20 tahun setelah film itu diproduksi.

Reese Witherspoon merupakan salah satu pemeran yang paling emosional. Dalam beberapa kesempatan, Witherspoon mengungkap kembali bahwa film ini sangat berarti dalam membangkitkan kepercayaan dirinya kala masih muda.

"Saya tak bisa mengatakan betapa berharga melihat wajah-wajah kalian. Film ini adalah waktu kuliah saya. Saya tidak menyelesaikan kuliah, tapi saya menyelesaikan Legally Blondee," ujar Witherspoon.


Ia kemudian mengenang kembali betapa menyenangkan menghabiskan waktu di lokasi syuting bersama para rekan-rekan pemeran lainnya.

"Kita semua bekerja bersama dan membuat film ini bersama dan menginspirasi banyak anak muda. Benar-benar suatu pemberian. Setiap kali orang mengatakan kepada saya bahwa mereka mencintai film itu, saya berbagi pujian itu dengan kalian," katanya.

Pemeran karakter Margot, Jessica Cauffiel, kemudian mengungkap kisah haru di balik layar ketika ia audisi untuk film ini.

Kala itu, Cauffiel bertemu dengan Alanna Ubach di toilet. Ubach berkata kepada Cauffiel, "Saya butuh bayar uang sewa tempat tinggal."

Akhirnya, mereka berdua latihan di toilet agar bisa tampil maksimal dan mendapatkan peran Margot dan Serena McGuire. Impian itu akhirnya terwujud.

Matthew Davis selaku pemeran karakter Warner Huntington juga mengakui bahwa Legally Blonde merupakan pembuka jalan bagi kariernya.

"Karakter itu begitu besar bagi saya. Saya sangat bersemangat ketika mendapatkan peran ini," katanya seperti dikutip Entertainment Weekly.

[Gambas:Youtube]

Legally Blonde memang merupakan salah satu film tersukses ketika pertama kali dirilis pada 2001. Film dengan anggaran awal US$18 juta itu mendapatkan US$141,8 juta dari penjualan tiket di seluruh dunia.

Film yang diadaptasi dari novel karya Amanda Brown itu menceritakan perempuan populer, Elle Woods. Ia berusaha mendapatkan kembali kekasihnya dengan cara menjadi lulusan hukum Universitas Harvard.

Dalam menjalankan upaya itu, Elle Woods kerap menghadapi tantangan, terutama setelah dipandang sebelah mata karena penampilannya. Meski sempat hampir putus asa, Woods berhasil mendapatkan hal yang sebenarnya ia butuhkan.

(has/has)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK