Gong Yoo Kagum dengan Pesan Moral dalam Film Seo Bok

CNN Indonesia | Selasa, 27/10/2020 21:00 WIB
Gong Yoo mengaku kagum dengan pesan-pesan moral tentang kemanusiaan dalam film terbarunya bersama Park Bo-gum, Seo Bok. Gong Yoo mengaku kagum dengan pesan-pesan moral tentang kemanusiaan dalam film terbarunya bersama Park Bo-gum, Seo Bok. (Dok. CJ Entertainment via Hancinema)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gong Yoo mengaku kagum dengan pesan-pesan moral tentang kemanusiaan dalam film terbarunya bersama Park Bo-gum, Seo Bok.

Dalam konferensi pers virtual yang berlangsung pada Selasa (27/10), Gong Yo mengatakan bahwa film Seo Bok menggambarkan ketakutan batin akan kematian sebagai salah satu hal menarik dalam kehidupan manusia.

"Itu bukan cerita yang mudah dan sederhana. Mulanya, saya tertarik dengan jalan ceritanya, tapi juga menyadari ini akan menjadi film yang sulit," kata Gong Yoo.


"Namun, saya tertarik dengan nilai penting yang ingin disampaikan oleh sutradara. Saya tertantang untuk membawakannya dengan karakter ini."

Secara garis besar, Seo Bok menceritakan seorang mantan agen intelijen bernama Ki Heon (Gong Yoo) yang bertemu dengan manusia hasil kloning pertama di dunia, Seo Bok (Park Bo-gum).

Menurut Gong Yoo, Ki Hun dan Seo Bok yang sangat bertolak belakang menjadi kunci utama dalam film ini. Salah satu adegan dalam film ini menampilkan konflik batin Ki Hun yang mengetahui bahwa dirinya akan mati, sedangkan Seo Bok kekal abadi.

Kedua sosok yang berbeda jenis ini kemudian terlibat dalam berbagai insiden tidak terduga dalam upaya untuk menyelamatkan diri dari kejaran orang tidak dikenal.

Gong Yoo menjelaskan bahwa Ki Hun sendiri menderita trauma mental, terisolasi dari masyarakat, dan hidup dalam keadaan menyedihkan. Namun, ia tetap berupaya membantu Seo Bok.

"Dalam menjalankan misi mematikan ini, Ki Hun bertekad untuk menyelamatkan Seo Bok yang terancam ke lokasi yang aman," katanya seperti dikutip Yonhap.

Ia kemudian berkata, "Namun, semua upayanya tidak berjalan sesuai rencana. Sejak awal misi, keduanya terlibat berbagai konflik. Namun, seiring waktu mereka saling mengenal satu sama lain."

Gong Yoo menambahkan Seo Bok bukan hanya kental dengan suasana melankolis, tapi juga dibumbui unsur fiksi sains yang dihadirkan dalam adegan pertarungan sengit dan hubungan pertemanan manusia-makhluk kloning.

"Perubahan emosi yang melanda Ki Hun dan Seo Bok menjadi unsur penting dalam film ini. Mereka kerap berselisih karena hal-hal sepele lalu saling bergantung satu sama lain," tuturnya.

Seo Bok akan menjadi film pertama Park Bo-gum yang dirilis setelah ia menjalani wajib militer pada Agustus lalu.

Film ini juga menjadi kesempatan perdana Gong Yoo kembali ke industri film layar lebar setelah membintangi drama Kim Ji Young: Born 1982 yang dirilis 2019.

Seo Bok juga akan menjadi film perdana bagi sutradara kenamaan Korea Selatan, Lee Yong-Joo, setelah Architecture 101 pada 2012.

[Gambas:Youtube]

Lee menyatakan karakter Seo Bok diambil dari sosok penyihir yang hidup di dinasti Qin di China. Ia sengaja mengambil inspirasi itu untuk menunjukkan ketakutan terdalam manusia akan kematian, bahkan hingga saat ini.

"Kunci dari film ini adalah ketakutan yang tidak akan pernah hilang dari pikiran kita dan saya memilih hidup kekal dan kloning manusia sebagai bahan cerita dalam film ini," kata Lee.

"Kloning manusia bukan menjadi tema utama dalam film ini dan juga bukan menjadi genre dari film ini."

Seo Bok siap tayang di bioskop pada Desember mendatang. Seo Bok digadang-gadang sebagai salah satu film blockbuster tahun ini.

(nly/has/has)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK