Penjualan Album Fisik K-Pop Diprediksi Terus Meningkat

CNN Indonesia | Rabu, 25/11/2020 06:10 WIB
Sejumlah pengamat memprediksi penjualan album K-pop akan terus meningkat setidaknya hingga beberapa tahun mendatang. Ilustrasi album kpop. Sejumlah pengamat memprediksi penjualan album K-pop akan terus meningkat setidaknya hingga beberapa tahun mendatang. (CNNIndonesia/Agniya Khoiri)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah pengamat memprediksi penjualan album K-pop akan terus meningkat setidaknya hingga beberapa tahun mendatang. Hal itu berdasarkan penjualan album fisik K-pop meningkat dalam beberapa tahun terakhir bahkan semakin pesat kala pandemi Covid-19.

Kepala Peneliti Gaon Kim Jin-woo mengatakan peningkatan penjualan album tersebut akan dipimpin idola dan artis-artis papan atas, seperti BTS, TWICE, SEVENTEEN, dan masih banyak lagi.

"Penjualan telah meningkat tajam sejak 2016, ketika BTS mulai menjual banyak album. Sejak saat itu, sejumlah besar band seperti Wanna One dan TWICE juga mulai berkontribusi pada pertumbuhan penjualan," kata Kim Jin-woo.


"Sampai sekarang, BTS masih mencapai rekor tinggi dan kami memiliki artis lain seperti NCT dan SEVENTEEN yang juga memiliki kekuatan penjualan yang besar. Mereka akan memainkan peran penting dalam pertumbuhan di tahun-tahun mendatang."

Penjualan album K-pop meningkat 40 persen dalam semester pertama 2020 bila dibandingkan periode yang sama pada 2019. Gaon juga memperkirakan album K-pop akan terjual hingga 35 juta kopi hingga akhir 2020. Bila dibandingkan tahun lalu, sekitar 25 juta kopi album K-pop terjual hingga akhir 2019.

Gaon Chart merupakan tabulasi popularitas mingguan lagu dan album di Korea Selatan yang Asosiasi Konten Musik Korea (KMCA) dan disponsori Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan.

Hal serupa juga disampaikan Profesor antropologi budaya di George Mason University Korea, Lee Gyu-tag. Menurutnya penjualan album fisik K-pop akan terus meningkat beriringan dengan sejumlah strategi bisnis yang diberlakukan agensi.

"Karena salah satu aliran pendapatan terbesar K-pop adalah penjualan album. Itu juga memengaruhi kinerja penyanyi di tangga musik," kata Lee Gu-tag.

"Perusahaan selalu mencari metode untuk meningkatkannya. Bahkan di luar Korea, banyak penyanyi menggunakan taktik bisnis serupa dengan memberikan pizza atau hoodies kepada mereka yang membeli hard copy."

Satu album di Korea biasanya dijual sekitar 20 ribu won atau sekitar Rp256 ribu (1 won= Rp12,8). Album tersebut hanya memberikan satu foto (photocard) member dari sekian banyak member grup idola, bersama poster grup, photobook, dan CD musik.

Banyak penggemar yang membeli album dalam jumlah banyak demi mengumpulkan foto para member kesukaan (bias).

Apalagi kini, setiap pembelian album bisa ditukarkan dengan kupon untuk diundi kemudian yang terpilih bisa berinteraksi langsung dengan idola melalui acara panggilan video. Sehingga, wajar apabila ingin memiliki kesempatan yang lebih besar maka pembelian album juga harus lebih banyak.

"Dengan kenaikan global K-pop, penjualan album di Korea dan luar negeri akan terus meningkat untuk beberapa waktu. Tetapi mengingat budaya penggemar K-pop yang selalu berubah, kita harus melihat berapa lama tren ini akan bertahan," ucapnya seperti dilansir Korea Times.

(chri/end)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK