ANALISIS

One Piece Chapter 1.000, Meriah Tapi Kurang Megah

Aulia Bintang Pratama, CNN Indonesia | Senin, 04/01/2021 19:08 WIB
Di balik itu ekspektasi tinggi, ada sedikit penyesalan bahwa alur cerita yang disajikan di 1.000 tidak semegah promosi yang digembar-gemborkan. One Piece chapter 1.000 lebih fokus pada kekuatan Monkey D Luffy. (dok. Toei Animation)
Jakarta, CNN Indonesia --

One Piece chapter 1.000 telah resmi dirilis pada Minggu (3/1) malam dan menjadi pembahasan di seluruh media sosial.

Para penggemar memuja sang kreator Eiichiro Oda atas pencapaian luar biasa yang ditorehkan One Piece.

Mereka mengaku terharu setelah membaca alur cerita di chapter 1.000 dan menyebut itu adalah salah satu chapter terbaik yang pernah mereka baca selama 20 tahun mengikuti serial komik One Piece.


Ingar bingar chapter 1.000 pun sampai membuat tagar #OnePiece, #OnePiece1000, dan #OnePiece1000Logs menjadi trending di media sosial Twitter.

Namun di balik itu semua, ada sedikit penyesalan bahwa alur cerita yang disajikan di 1.000 tidak semegah promosi yang digembar-gemborkan.

Fokus pada Monkey D Luffy

Secara garis besar, chapter 1.000 menceritakan soal Monkey D Luffy yang akhirnya sampai di arena pertarungan dengan Kaidou dan Big Mom.

Dia bergabung dengan Roronoa Zoro, Trafalgar Law, Eustass Kid, dan Killer yang sudah lebih dulu tiba di lokasi.

Selain soal Luffy, percakapan antara Yamato dan Kozuki Momonosuke pun jadi kunci karena menyinggung prediksi Kozuki Oden soal para bajak laut muda yang akan mengguncang New World di masa yang akan datang.

Chapter 1.000 pun ditutup dengan Luffy yang melancarkan jurus baru yang dinamakan Gomu Gomu No Red Roc dan sukses menghantam Kaidou.

Di hadapan Big Mom dan Kaidou, Luffy mendeklarasikan bahwa dia akan mengalahkan keduanya dan akan menjadi Raja Bajak Laut.

Melihat alur cerita tersebut, tak heran jika banyak penggemar yang terharu.

Mereka bahagia setengah mati karena Luffy akhirnya bisa melancarkan serangan yang membuat Kaidou kepayahan.

Selain itu sikap pongah yang diperlihatkan Luffy di hadapan Big Mom dan Kaidou juga jadi perhatian para penggemar.

Panel di mana para bajak laut muda yang berhadapan dengan dua Yonkou jadi perbincangan semua orang.

Namun jika dibandingkan chapter chapter lain berlabel "milestone", apa yang disajikan chapter 1.000 justru biasa aja.

Kita mundur sedikit ke masa 20 tahun lalu, tepatnya 9 Agustus 1999, saat chapter 100 dari komik One Piece dirilis.

Chapter itu diberi judul The Legend Begins dan jadi pencapaian besar pertama yang direngkuh oleh One Piece, dan apa yang disajikan Oda saat itu?

Ya, di chapter itu Oda memperkenalkan sosok Monkey D. Dragon ke dunia One Piece.

Dragon muncul di Logue Town, kota kelahiran sekaligus lokasi eksekusi Sang Raja Bajak Laut Gol D. Roger, dan dia diceritakan melapangkan jalan Luffy untuk bisa menuju Grand Line setelah sebelumnya harus berhadapan dengan Angkatan Laut.

Momen kemunculan Dragon jadi momen penting untuk alur cerita One Piece karena di chapter-chapter berikutnya baru terbongkar bahwa Dragon adalah pemimpin Pasukan Revolusi, pria paling dicari oleh Angkatan Laut, dan kabar paling mencengangkan adalah dia merupakan ayah dari Luffy.

Manga One PieceMonkey D Luffy. (Foto: Arsip IMDB)

Maju ke 26 Mei 2008, itu adalah hari di mana chapter 500 dirilis ke seluruh dunia.

Chapter ini berjudul The Embers of History dan informasi terbesar yang ada di chapter itu adalah sosok Silvers Rayleigh alias orang nomor dua di Bajak Laut Roger.

Rayleigh yang sudah pensiun dari dunia bajak laut memilih tinggal di Sabaody Island dan bekerja sebagai pengecat kapal.

Kemunculan Rayleigh tentu saja mencengangkan karena tidak ada yang menduga bahwa masih ada anggota kelompok Bajak Laut Roger yang tersisa di dunia, selain Shanks dan Buggy.

Rayleigh pun akhirnya menjadi mentor Luffy selama dua tahun sebelum Bajak Laut Topi Jerami berkumpul kembali di Sabaody Island dan menuju ke New World.

Prediksi Tak Terbukti

Dari dua chapter yang memberikan informasi penting tersebut, wajar jika orang-orang berharap momen yang sama akan terjadi di chapter 1000.

Ada yang berharap Will of D bisa dibongkar karena pada chapter 999 Yamato sempat menyinggung itu, ada juga yang berharap sosok lain dimunculkan sebagai tokoh kunci di pertempuran di Negeri Wano.

Namun ternyata semua prediksi tersebut tidak terbukti.

Tak ada pembongkaran informasi penting atau kemunculan sosok krusial di chapter 1.000.

Yang ada hanya Yamato menangis mendengar impian Luffy yang ternyata sama dengan kata-kata yang keluar dari mulut Roger [yang mana impian Luffy dan kata-kata Roger itu hingga kini pun belum dibocorkan], Luffy yang pamer jurus baru, dan deklarasi "Rajak Bajak Laut" dari Luffy yang sebenarnya bukan sesuatu yang baru.

Ya, chapter 1.000 memang luar biasa, tetap memberikan rasa merinding bagi orang-orang yang membacanya, tapi masih banyak chapter-chapter lain yang tak berlabel 'milestone' yang justru memberikan rasa merinding yang jauh lebih luar biasa dibandingkan membaca chapter ini.

Eiichiro Oda seharusnya bisa lebih berani untuk membeberkan informasi penting di dunia One Piece alih-alih hanya memperlihatkan Luffy dengan jurus baru dan deklarasi yang mungkin orang-orang sudah bosan mendengar itu.

One Piece chapter 1.000 memang meriah, tapi untuk ukuran chapter bersejarah chapter ini masih kurang megah.

(bac)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK