Sinopsis Sobat Ambyar, Biar Patah Hati yang Penting Joget

CNN Indonesia | Senin, 18/01/2021 09:30 WIB
Tidak ada obat yang lebih mujarab untuk mengobati sakit hati selain bernyanyi dan berjoget bergembira, sambil diiringi oleh lagu campursari Didi Kempot. Film Sobat Ambyar. (dok. Netflix)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tidak ada obat yang lebih mujarab untuk mengobati sakit hati selain bernyanyi dan berjoget bergembira, sambil diiringi oleh lagu campursari Didi Kempot. Itulah gambaran yang terdapat dalam Sobat Ambyar, berikut sinopsisnya.

Film Sobat Ambyar menceritakan sosok seorang pemuda baik hati bernama Jatmiko yang diperankan oleh Bhisma Mulia.

Ia adalah seorang pemilik kedai kopi yang terkenal ramah dengan semua pelanggannya. Layaknya pemuda pada umumnya, Jatmiko jatuh cinta kepada seorang gadis bernama Saras (Denira Wiguna).


Sejak pertama bertemu, Jatmiko terus berusaha untuk mendekati Saras. Namun, semua usaha itu tidak berjalan sesuai ekspektasinya. Jatmiko pun segera menyadari bahwa tidak semua hubungan dapat berjalan lancar.

Penolakan Saras membuatnya patah hati teramat sagat. Namun kehadiran sahabat dekat dan musik Didi Kempot membantunya bangkit dari luka hatinya.

Film Sobat Ambar disutradarai oleh Charles Gozali dan Bagus Bramanti. Sobat Ambyar turut dibintangi oleh komedian ternama Indonesia seperti Erick Estrada, Mo Sidik, dan Asri Welas, serta penampilan akting perdana dari Fransisca Saraswati Puspa Dewi (Sisca JKT48).

Selain menampilkan akting dari para aktor dan aktris muda, film ini juga turut melibatkan mendiang Didi Kempot 'Godfather of Broken Heart' yang ikut tampil dan duduk di jajran tim produksi.

Charles Gozali dan Bagus Bramanti mengatakan film ini merupakan hadiah bagi para sad-boys dan sad-girls, sebutan utk penggemar Didi Kempot. Persembahan itu demi mengobati kerinduan mereka sejak kepergian Didi Kempot yang mendadak tahun lalu.

"Kami tidak pernah membayangkan bisa bekerja dengan Mas Didi. Sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar untuk menjadi pihak pertama dan terakhir yang menerjemahkan siapa karakter Mas Didi dalam dunia sinematik." kata Bagus dalam jumpa pers virtual pada Selasa (12/1).

Dalam mengerjakan film ini, Charles Gozali dan bagus Bramanti tetap menjunjung tinggi unsur-unsur kearifan budaya lokal terutama beberapa lagu campursari dari Didi Kempot.

(nly/bac)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK