Cerita Lucu Kala Putri Jokowi Kahiyang Diusir Kru Afgan

Nessia Megawati, CNN Indonesia | Kamis, 25/02/2021 15:54 WIB
Cerita lucu ketika putri Presiden Jokowi, Kahiyang Putri, pernah diusir kru saat konser tunggal Afgan. Kahiyang Ayu saat bersama Presiden Jokowi. (Biro Pers Setpres/Kris)
Jakarta, CNN Indonesia --

Saya punya pengalaman lucu ketika pernah menonton konser bareng putri Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kahiyang Ayu.

Nonton konser memang sudah sering saya lakukan. Tapi, nonton konser dengan anak Presiden boleh jadi pengalaman yang tak terlupakan.

Alkisah, 14 Februari 2015, saya tengah meliput kedatangan Presiden Jokowi dari Solo di Lanud Halim Perdanakusumah. Usai wawancara, saya sempat mengobrol dengan putri Presiden Jokowi, Kahiyang Ayu atau yang akrab disapa Ayang.


Obrolan ngalor-ngidul. Di ujung percakapan, Ayang mengajak saya nonton konser tunggal Afgan, bertajuk Dari Hati. Tentu saja saya mau.

Malam konser pun tiba. Kami janjian bertemu di depan pintu masuk lokasi konser yang terletak di Senayan. Ayang datang bersama tiga sahabatnya dan seorang Paspampres perempuan.

Mulai dari menjajaki pintu masuk hingga konser dimulai, nyaris tak ada yang menyadari kehadiran Ayang. Anak kedua Presiden Jokowi ini senang, bisa menikmati konser layaknya warga biasa.

Konser berlangsung selama dua jam dengan apik. Usai konser, kami ke belakang panggung, berniat foto bareng Afgan. Tapi, usai konser, Afgan ternyata tetap berada di panggung untuk menyapa penggemarnya. Kami sudah kepalang berada di depan ruang ganti Afgan.

Ruang ganti Afgan berhadapan dengan toilet. Kami berjejer di depan toilet menunggu kedatangan Afgan.

"Ini kita menunggu lama enggak apa-apa nih? Nunggu sampai berapa lama?" tanya Ayang.

"Mau sejam, dua jam juga gw sih ayo aja, gw udah terlatih nungguin bokap loe berjam-jam dan enggak dapat wawancara juga udah biasa," jawab saya ke Ayang dengan santai.

Kami menunggu Afgan sambil melihat sejumlah artis lalu-lalang. Beberapa kali muncul keinginan untuk meminta foto bersama artis-artis tersebut. Tapi keraguan menghentikan langkah. Sampai pada akhirnya kami melihat penyanyi Rossa.

Kami memutuskan untuk minta foto bersama. Namun, karena ia terburu-buru mau ke toilet, niat kami tak terwujud. Akhirnya, kami kembali menunggu di selasar antara toilet dan ruang ganti Afgan.

Tak lama kemudian, Afgan dikabarkan sudah turun panggung dan menuju ke ruang ganti. Entah bagaimana awalnya, kami pun digiring masuk ke ruang ganti Afgan, sebelum ia tiba. Kami berbaris masuk ke ruang ganti, pintunya hanya muat dua orang yang berpapasan. Ayang berada di depan dan saya berada di paling belakang.

Setelah masuk ruang ganti, kami ternyata harus langsung balik arah. Saya pun bingung hingga pada akhirnya seorang kru perempuan yang lengkap dengan walkie talkie bertanya: "Kalian ini siapa? Ngapain di sini? Tolong keluar ya."

Penyanyi Afgan beraksi pada konser bertajuk Dari Hati Afgan di Jakarta Convention Center, Jakarta, Sabtu (14/2). Dalam konser tersebut Afgan membawakan 25 lagu dari koleksi albumnya diantaranya Jodoh Pasti Bertemu, Cinta Dua Hati, Bawalah Cintaku dan Untukmu Aku Bertahan. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/Asf/ama/15.Konser Dari Hati Afgan. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/Asf/ama/15)

Oke, saya paham, mungkin belum ada yang menyampaikan kepada kru tersebut bahwa anak Presiden bakal masuk ke ruang ganti.

Tentu bukan salah kru itu juga. Ingin rasanya menjelaskan kepada kru tersebut. Tapi, sudah kepalang tanggung. Kami sudah keluar ruangan.

Setelah keluar ruang ganti, kami berniat ke parkiran. Tapi ternyata kami salah jalan dan akhirnya kami harus melewati lagi ruang ganti Afgan tadi.

Saat lewat ruang ganti, sejumlah kru memanggil. Namun karena suasana hati sudah tak enak, kami segera ke pintu belakang dan memutuskan untuk pulang ke rumah masing-masing. Rencana foto bareng Afgan gagal total.

Meski gagal, pengalaman bersama Ayang ini tentunya tidak akan pernah saya lupakan. Justru, keseruan mengejar Afgan dan ditolak kru yang kalau diingat sekarang membuat kami mesem-mesem.

Dan kini, Kahiyang yang adalah lulusan S2 jurusan Manajemen dan Bisnis di Institut Pertanian Bogor (IPB) ini bakal menjadi ibu Wali Kota. Hari ini, sang suami resmi menjadi Wali Kota Medan. Selamat bertugas!

(bac)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK