Iwan Fals Komentari Jokowi 'Endorse' Bipang Ambawang

CNN Indonesia | Senin, 10/05/2021 08:55 WIB
Musisi Iwan Fals ikut mengomentari ramai berita soal Presiden Jokowi mengajak masyarakat belanja online termasuk Bipang Ambawang selama tak bisa mudik. Iwan Fals komentari berita Presiden Jokowi 'endorse' Bipang Ambawang. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Musisi Iwan Fals ikut mengomentari ramai berita soal Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak masyarakat belanja online makanan termasuk Babi Panggang (Bipang) Ambawang selama aturan pelarangan mudik.

Bipang Ambawang memang satu dari sejumlah kuliner yang disinggung Jokowi dalam 'endorse' tersebut. Namun, promo sang Presiden itu sempat memancing kegaduhan di media sosial.

Pasalnya, Jokowi dianggap mempromosikan makanan yang diharamkan dalam Islam tersebut dalam suasana jelang Lebaran Idul Fitri.


Belakangan Iwan Fals via akun Twitter ikut menyimak dan mengomentari berita CNNIndonesia.com yang berjudul Jokowi 'Endorse' Bipang Ambawang, Pedagang Kebanjiran Pesanan, per Minggu (9/5).

Berita itu memuat pengakuan salah satu pemilik restoran Babi Panggang Ambawang di Kubu Raya, Deky Junaedi, dagangannya laris manis usai kegaduhan itu. Deky menyebut penjualannya melejit hingga dua kali lipat sehingga kebanjiran pemesanan masakan khas Kalimantan Barat itu dari toko daring miliknya.

Iwan Fals pun mengunggah berita di akun Twitter soal pemilik restoran Bipang Ambawang yang laris manis. Ia juga menuliskan komentar di unggahan gambar tersebut.

"Alhamdulillah, rejeki nomplok bagi yang menggemarinya," tulis Iwan Fals mengomentari berita tersebut.

Komentar Iwan Fals itu pun mendapat banyak tanggapan dari para netizen.

"Iyalah makanan tradisional Indonesia ga cuma yang halal... tergantung selera.. tahu tempe halal tapi ada juga yang gak suka salah satunya bahkan ga suka keduanya... ga usah jadi polemik," demikian komentar salah satu pengguna akun Twitter.

"Babik sudah jelas haram. Jangankan cuma di promosikan sama pak presiden, di kasih gratis pun ga akan di makan. Dunia Perbankan sejak dulu penuh dengan unsur riba aja nyatanya pada anteng aja, kenapa? Karena dapet untung dari riba. Mohon maaf ilmu saya masih cetek banget sumpah," tulis netizen lain.



(tim/bac)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK