Covid-19 Melonjak, Cinema XXI Tutup Bioskop di Sejumlah Kota

CNN Indonesia | Kamis, 24/06/2021 21:40 WIB
Jaringan bioskop Cinema XXI menutup sejumlah bioskop di beberapa kabupaten/kota di Pulau Jawa seiring dengan lonjakan kasus positif Covid-19 di Indonesia. Bioskop XXI tutup di sejumlah wilayah selama lonjakan kasus Covid-19. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia --

Jaringan bioskop Cinema XXI menutup sejumlah bioskop di beberapa kabupaten/kota di Pulau Jawa seiring dengan lonjakan kasus positif Covid-19 di Indonesia dalam beberapa pekan terakhir.

Head of Corporate Communications and Brand Management Cinema XXI Dewinta Hutagaol menjelaskan penutupan sementara dilakukan setelah berkomunikasi dan koordinasi dengan sejumlah pemerintah daerah.

"Cinema XXI menonaktifkan sementara kegiatan operasional di DKI Jakarta, Kota Tangerang, Kota Bandung, Kota Semarang, Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi, dan Kota Depok," pernyataan Dewinta kepada CNNIndonesia.com, Kamis (24/6).


Selain menutup sementara di daerah tersebut, Cinema XXI juga mengurangi jumlah penayangan dan mengurangi kapasitas di daerah lain sesuai dengan aturan pemerintah daerah terkait. Namun, Dewinta tidak menjelaskan di daerah mana saja aturan tersebut diterapkan.

"Saat ini, Cinema XXI tetap melakukan kegiatan operasional di hampir 60 persen lokasi bioskop dengan menaati instruksi / arahan dari sejumlah Pemerintah Daerah," katanya.

Lebih lanjut, Dewinta tidak bisa memastikan ada berapa film yang sempat dijadwalkan tayang sebelum sejumlah bioskop Cinema XXI di Pulau Jawa ditutup sementara. Namun, pihaknya aktif berkomunikasi dengan rumah produksi dan distributor film impor.

"Kami akan menayangkan film sesuai dengan kesepakatan bersama," katanya.

Diketahui, Indonesia mengalami lonjakan kasus positif Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir. Enam provinsi di Pulau Jawa sempat menjadi penyumbang tertinggi kenaikan kasus di Indonesia, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, dan Banten.

Satgas Penanganan Covid-19 meminta pemerintah daerah mengoptimalkan PPKM kabupaten/kota maupun PPKM Mikro. Pimpinan daerah tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, khususnya di Pulau Jawa, harus terbiasa mengamati situasi terkini dengan membaca data secara baik.

"Jadikan data sebagai basis pengambilan kebijakan penanganan Covid-19 sehingga kebijakan yang dihasilkan dapat tepat sasaran dan mampu mengendalikan lonjakan kasus," jelas Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito.

Penambahan kasus harian positif Covid-19 mencapai lebih dari 10 ribu dalam tujuh hari terakhir. Bahkan pada 23 Juni kemarin Indonesia kembali mencetak rekor baru dengan 15.308 kasus positif dalam sehari.

Dengan tambahan tersebut, akumulasi kasus positif di Indonesia menjadi 2.033.421. Dari jumlah itu, 1.817.303 orang dinyatakan sembuh dan 55.594 lainnya meninggal dunia.

(adp/bac)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK