Sinopsis YUNI, Film Indonesia yang Menang di TIFF 2021
CNN Indonesia
Senin, 20 Sep 2021 19:45 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Berikut sinopsis YUNI, film karya Kamila Andini yang berhasil memenangkan Platform Prize di Toronto International Film Festival (TIFF) 2021. (dok. Fourcolors Films via YouTube TIFF)
Baru-baru ini, film YUNI berhasil memenangkan Platform Prize di ajang Toronto International Film Festival (TIFF) 2021.
YUNI menjadi film Indonesia dan juga perwakilan Asia Tenggara pertama yang memenangkan penghargaan ini sejak program Platform diperkenalkan pertama kali pada 2015.
Dalam keterangan resmi yang disampaikan pada Sabtu (18/9) waktu Toronto, Riz Ahmed selaku Ketua Juri Program Platform TIFF 2021 menyebutkan beberapa alasan film YUNI layak meraih kemenangan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Juri tersentuh oleh film yang membawa perspektif baru dan intim untuk sebuah cerita remaja, yang ditandai dengan struktur yang subtil, penggambaran yang indah, dan sinematografi yang halus," ujar Riz Ahmed.
Platform Prize adalah penghargaan film tahunan yang diberikan oleh Festival Film Internasional Toronto untuk film-film yang memiliki nilai artistik tinggi dan menunjukkan visi penyutradaraan yang kuat.
Tahun ini, juri Program Platform TIFF terdiri dari Riz Ahmed, Clio Barnard, Kazik Radwanski, Anthony Chen, dan Valerie Complex.
Sementara itu Kamila Andini yang menerima piala tersebut menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu film YUNI.
"Terima kasih kepada seluruh kru, pemain, produser, partner, dan seluruh pihak yang turut memperjuangkan film ini. Ini bukan hanya kemenangan untuk Indonesia, tapi juga untuk sinema Asia Tenggara!" ucap Kamila Andini dalam pidato kemenangannya.
Setelah ajang TIFF 2021, film YUNI akan melanjutkan perjalannya ke beberapa festival lain, seperti Busan International Film Festival, Vancouver International Film Festival, dan Chicago International Film Festival.
Tur tersebut akan berlangsung sambil menunggu pandemi di Indonesia mereda dan film YUNI bisa diputar di bioskop lokal.
YUNI merupakan film terbaru karya Kamila Andini yang berhasil memenangkan penghargaan Platform Prize di Toronto International Film Festival 2021. Berikut sinopsis film YUNI.
Yuni (Arawinda Kirana) adalah seorang siswa SMA yang dikenal cerdas di sekolahnya. Gadis remaja ini memiliki impian besar yakni dapat melanjutkan pendidikannya hingga ke jenjang perkuliahan.
Namun jalan Yuni untuk meraih impian tersebut tidak mudah. Sebagai gadis yang tinggal di lingkungan yang masih memegang adat ketimuran ia diminta untuk segera menikah setelah lulus sekolah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akan tetapi Yuni tidak bergeming. Ia tetap bertekad untuk mengejar impiannya.
Ia bahkan menolak lamaran dari dua pria yang tak dikenalnya. Rupanya, penolakan itu memicu gosip tentang mitos bahwa seorang perempuan yang menolak tiga lamaran tidak akan pernah menikah.
Hal yang tak diinginkan pun terjadi. Yuni semakin tertekan ketika muncul pria ketiga yang datang melamarnya. Yuni pun harus memilih antara mempercayai mitos atau mengejar impiannya.
Selain Arawinda Kirana, film YUNI juga dibintangi oleh sejumlah aktor muda Indonesia seperti Kevin Ardilova, dan Dimas Aditya.
Film ini juga menampilkan sederet bintang kenamaan lain seperti Marissa Anita, Asmara Abigail, Muhammad Khan, Nazla Thoyib, Neneng Risma, Vania Aurell, Boah Sartika, Anne Yasmine, Toto ST. Radik, Mian Tiara, Ayu Laksmi, dan Sekar Sari.
Sementara itu, film YUNI digarap pula oleh Kamila Andini bersama Prima Rusdi. Film ini juga menggandeng Ifa Isfansyah sebagai produser.
Dalam memproduksi film ini, Fourcolours Films bekerja sama dengan dua rumah produksi dari luar negeri yakni Akanga Film Asia Singapura dan Manny Films dari Perancis.
Kemenangan film YUNI di TIFF 2021 juga disebut sebagai kemenangan sinema Asia Tenggara, ada di sebelah...
Sinopsis Film YUNI - Bagian 2
Berikut sinopsis YUNI, film karya Kamila Andini yang berhasil memenangkan Platform Prize di Toronto International Film Festival (TIFF) 2021. (dok. Fourcolors Films via YouTube TIFF)
Baru-baru ini, film YUNI berhasil memenangkan Platform Prize di ajang Toronto International Film Festival (TIFF) 2021.
YUNI menjadi film Indonesia dan juga perwakilan Asia Tenggara pertama yang memenangkan penghargaan ini sejak program Platform diperkenalkan pertama kali pada 2015.
Dalam keterangan resmi yang disampaikan pada Sabtu (18/9) waktu Toronto, Riz Ahmed selaku Ketua Juri Program Platform TIFF 2021 menyebutkan beberapa alasan film YUNI layak meraih kemenangan tersebut.
"Juri tersentuh oleh film yang membawa perspektif baru dan intim untuk sebuah cerita remaja, yang ditandai dengan struktur yang subtil, penggambaran yang indah, dan sinematografi yang halus," ujar Riz Ahmed.
Platform Prize adalah penghargaan film tahunan yang diberikan oleh Festival Film Internasional Toronto untuk film-film yang memiliki nilai artistik tinggi dan menunjukkan visi penyutradaraan yang kuat.
Tahun ini, juri Program Platform TIFF terdiri dari Riz Ahmed, Clio Barnard, Kazik Radwanski, Anthony Chen, dan Valerie Complex.
Sementara itu Kamila Andini yang menerima piala tersebut menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu film YUNI.
"Terima kasih kepada seluruh kru, pemain, produser, partner, dan seluruh pihak yang turut memperjuangkan film ini. Ini bukan hanya kemenangan untuk Indonesia, tapi juga untuk sinema Asia Tenggara!" ucap Kamila Andini dalam pidato kemenangannya.
Setelah ajang TIFF 2021, film YUNI akan melanjutkan perjalannya ke beberapa festival lain, seperti Busan International Film Festival, Vancouver International Film Festival, dan Chicago International Film Festival.
Tur tersebut akan berlangsung sambil menunggu pandemi di Indonesia mereda dan film YUNI bisa diputar di bioskop lokal.