Polling CNN: 37 Persen Pilih Komedi Jadi Genre Film Terfavorit
CNN Indonesia
Minggu, 03 Jul 2022 14:05 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Lewat jajak pendapat, sebesar 37 persen penonton Indonesia memilih komedi sebagai genre film terfavorit mereka. (Foto: Dok. Falcon Pictures)
Menurut Satrio, film Warkop DKI Reborn memiliki "pleasure" yang dapat memuaskan penonton, terutama penggemar grup lawak tersebut.
"Fanbase itu masuknya ke pleasure. Mereka sudah banyak yang suka dengan Warkop," kata Satrio ketika berbincang dengan CNNIndonesia.com beberapa waktu lalu.
"Nah, pleasure itu yang kemudian 'menjebak' penonton ke dalam bioskop," tegasnya.
Selain itu, Satrio menilai genre komedi, drama, dan horor mendominasi film Indonesia terlaris karena plotnya memiliki kedekatan dengan para penonton, terutama genre drama. Karena, menurut Satrio, masyarakat Indonesia itu kental dengan budaya oral alias gosip.
Sehingga, jika ada satu film yang mengandung "gosip" karena memiliki kedekatan dengan masyarakatnya, maka ada kemungkinan akan tertarik untuk menonton film tersebut.
Penilaian tersebut berjalan beriringan dengan produser MD Pictures Manoj Punjabi. Ia mengungkapkan alasan KKN di Desa Penari sangat laris di layar lebar adalah karena memiliki cerita yang "relatable" dengan penontonnya.
Kedekatan itulah yang membuat Manoj tidak ingin membuat film untuk MD Pictures yang hanya bisa dinikmati oleh segelintir penonton.
"Istilahnya, 'Oh, gue pernah KKN, gue juga ke desa yang tanpa listrik, terus dekat banget dengan kita'. Apalagi cerita dan kejadiannya asli. Jadi, itu yang bikin orang lebih tertarik," jelas Manoj ketika berbincang dengan CNNIndonesia.com lewat sambungan telepon beberapa waktu lalu.
"Jangan cari yang segemented dong. Yang mengerti dan relate hanya 10 persen masyarakat Indonesia. Saya mau (bisa ditonton) universal. Jadi, mau angkat apa pun, siapa pun bisa relate to it," tambahnya.
KKN di Desa Penariduduk dengan anggun di takhta film Indonesia terlaris sepanjang masa. Film horor tersebut berhasil mendepak film komedi Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 yang telah menguasai gelar tersebut selama enam tahun berturut-turut sejak 2016.
Torehan KKN di Desa Penari ini hanya membutuhkan waktu 1 bulan lebih sedikit sejak penayangan perdana pada 30 April lalu. Film tersebut mencapai angka 9 juta pada 4 Juni.
Namun, apakah genre horor sebenarnya adalah genre terfavorit penonton Indonesia sehingga membuat KKN di Desa Penari berhak mengisi takhta film Indonesia terlaris?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Genre horor malah menempati posisi keempat sebagai genre terfavorit penonton dalam jajak pendapat yang dilakukan CNNIndonesia.com. (Foto: MD Pictures via Twitter)
CNNIndonesia.com melakukan jajak pendapat atau polling lewat media sosial yang dilakukan selama dua hari, Rabu (29/6) hingga Kamis (30/6). Hasilnya meleset dari pertanyaan tersebut.
Hasil jajak pendapat menunjukkan bahwa komedi menjadi genre terfavorit penonton dengan hasil 37 persen dari 219 responden. Sedangkan, genre superhero menduduki peringkat kedua dengan capaian 26 persen.
Berdasarkan hasil jajak pendapat itu, genre horor malah menempati posisi keempat, tepat di belakang genre drama dengan selisih yang sangat tipis. Drama mendapatkan suara sebanyak 18 persen, sedangkan horor sebanyak 17 persen.
Jika mengacu pada hasil jajak pendapat tersebut, tidak heran apabila film Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 sempat menduduki takhta tertinggi film Indonesia terlaris selama enam tahun berturut-turut. Film komedi tersebut berhasil mendapatkan suara dari penonton sebanyak 6.858.616 juta ketika tayang di bioskop.
Namun, menurut pengamat film Satrio Pamungkas, genre tidak memengaruhi penonton pergi ke bioskop untuk nonton film. Termasuk, untuk menonton grup lawak legendaris tersebut "dihidupkan kembali" lewat film layar lebar yang diperankan oleh Tora Sudiro, Abimana Aryasatya, dan Vino G. Bastian itu.
Lanjut ke sebelah...
Alasan Film Indonesia Bisa Laris di Pasaran
Lewat jajak pendapat, sebesar 37 persen penonton Indonesia memilih komedi sebagai genre film terfavorit mereka. (Foto: dok. MD Pictures/YouTube)
Menurut Satrio, film Warkop DKI Reborn memiliki "pleasure" yang dapat memuaskan penonton, terutama penggemar grup lawak tersebut.
"Fanbase itu masuknya ke pleasure. Mereka sudah banyak yang suka dengan Warkop," kata Satrio ketika berbincang dengan CNNIndonesia.com beberapa waktu lalu.
"Nah, pleasure itu yang kemudian 'menjebak' penonton ke dalam bioskop," tegasnya.
Selain itu, Satrio menilai genre komedi, drama, dan horor mendominasi film Indonesia terlaris karena plotnya memiliki kedekatan dengan para penonton, terutama genre drama. Karena, menurut Satrio, masyarakat Indonesia itu kental dengan budaya oral alias gosip.
Sehingga, jika ada satu film yang mengandung "gosip" karena memiliki kedekatan dengan masyarakatnya, maka ada kemungkinan akan tertarik untuk menonton film tersebut.
Penilaian tersebut berjalan beriringan dengan produser MD Pictures Manoj Punjabi. Ia mengungkapkan alasan KKN di Desa Penari sangat laris di layar lebar adalah karena memiliki cerita yang "relatable" dengan penontonnya.
Kedekatan itulah yang membuat Manoj tidak ingin membuat film untuk MD Pictures yang hanya bisa dinikmati oleh segelintir penonton.
"Istilahnya, 'Oh, gue pernah KKN, gue juga ke desa yang tanpa listrik, terus dekat banget dengan kita'. Apalagi cerita dan kejadiannya asli. Jadi, itu yang bikin orang lebih tertarik," jelas Manoj ketika berbincang dengan CNNIndonesia.com lewat sambungan telepon beberapa waktu lalu.
"Jangan cari yang segemented dong. Yang mengerti dan relate hanya 10 persen masyarakat Indonesia. Saya mau (bisa ditonton) universal. Jadi, mau angkat apa pun, siapa pun bisa relate to it," tambahnya.