Jakarta, CNN Indonesia -- Monkey D. Luffy ingin jadi Raja Bajak Laut karena baginya Raja Bajak Laut adalah orang paling bebas di lautan. Di sisi lain, kebebasan Luffy seolah bentrok dengan sosoknya yang makin terlihat sebagai 'orang terpilih' dan 'sosok yang sudah ditakdirkan'.
Luffy sejak kecil terinspirasi Shanks, Kapten Bajak Laut Rambut Merah. Sejak saat itu, Luffy juga ingin berkelana di lautan. Sempat ingin gabung ke kelompok Shanks dan ditolak, akhirnya Luffy punya mimpi berlayar dengan mengumpulkan teman-teman dan kru sendiri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam perjalanan dari pulau ke pulau, Luffy selalu digambarkan sebagai sosok yang ceria dan selalu antusias terhadap petualangan-petualangan. Bagi Luffy, makin menantang dan semakin berat sebuah petualangan, maka hal itu yang justru paling mengasyikkan.
Sudah berulang kali trio lemah Nami-Chopper-Usopp melarang Luffy, tetapi hal itu jelas tidak akan diindahkan oleh Luffy. Dan mereka pun hanya bisa pasrah mengikuti kemauan Luffy.
Sosok Luffy adalah sosok yang bebas, tak mau terikat apapun dan bertindak sesuai dengan naluri dan hati. Ketika akhirnya Luffy menolong teman baru atau bahkan menyelamatkan kerajaan, semua itu tidak langsung didasarkan sebagai tujuan sejak awal.
Luffy benar-benar menjelma jadi sosok bebas yang tak kenal takut saat berlayar di lautan. Semua akan ditantang oleh Luffy ketika orang tersebut menghalangi jalannya atau menghalangi nilai-nilai ia dan kelompoknya anut.
Luffy berani menyerbu Ennies Lobby demi menyelamatkan Nico Robin. Ia juga tak gentar menyusup ke Impel Down untuk membebaskan Ace.
Sosok Luffy yang bebas, tak kenal takut, dan memburu impian jadi Raja Bajak Laut itu kemudian dihiasi bumbu-bumbu lain di perjalanan Kelompok Bajak Laut Topi Jerami.
Nama Joy Boy mulai disebut di Pulau Manusia Ikan. Beberapa saat sebelumnya di Sabaody, Silvers Rayleigh berkomentar soal Topi Jerami milik Luffy. Ternyata Topi Jerami itu bukan milik Shanks awalnya, melainkan pernah digunakan Gol D. Roger semasa muda.
Dalam poneglyph di Pulau Manusia Ikan, Joy Boy menulis permintaan maaf pada Putri Duyung di era yang sama. Kemudian di era saat Luffy berlayar, muncul kembali sosok Putri Duyung yang mampu mengendalikan Sea Kings (Kaiou) yang merupakan sosok monster laut berukuran sangat besar.
Putri Duyung itu adalah Shirahoshi yang kemudian berteman akrab dengan Luffy. Shirahoshi juga dikenal dengan nama 'Poseidon' yang merupakan salah satu dari tiga senjata purba.
[Gambas:Video CNN]
Berlanjut pada perkembangan cerita yang ada, dalam flashback Roger, ia dan kelompoknya berhasil memecahkan misteri dan mencapai Raftel. Pulau yang awalnya dikenalkan dengan nama 'Raftel' itu pada akhirnya diungkap bernama 'Laugh Tale'.
Di pulau itulah, Roger menemukan dan mengungkapkan misteri dunia. Ia dan kelompoknya tertawa terbahak-bahak di hadapan misteri besar yang pada akhirnya disebut 'One Piece'.
Terkait kunjungan ke Raftel, Roger menyebut ia dan kelompoknya lahir terlalu cepat. Hal itu diperkuat dalam perjalanan kembali Roger ke Pulau Manusia Ikan. Dalam kunjungan itu, Roger mendapatkan info tentang kelahiran Putri Duyung yang punya kekuatan 'Poseidon' lewat ramalan Shyarly.
Semakin cerita berjalan, Luffy lalu makin tampak sebagai 'Sosok yang Sudah Ditakdirkan', 'Sosok Terpilih' atau 'The Chosen One'.
Lanjut ke sebelah...
Nasib Luffy dan Buah Gomu-gomu
Di balik niat Luffy ingin jadi orang paling bebas di lautan, ada garis takdir tipis paradoks yang mengikutinya. (dok. Toei Animation via IMDb)
Di Wano, terungkap bahwa salah satu petinggi Kaido yaitu Who's who adalah mantan anggota CP9. Ia dihukum karena kegagalannya menjaga buah gomu-gomu yang akhirnya jatuh ke tangan Shanks dan kemudian dimakan Luffy.
Ketika akhirnya Luffy berubah wujud lewat Gear 5, Luffy makin menunjukkan diri sebagai 'Sosok yang Sudah Ditakdirkan'. Dari cerita duel Luffy vs Kaido, di situ didapat fakta bahwa Gomu Gomu No Mi adalah buah Hito Hito No Mi model Nika. Itu adalah buah iblis legendaris.
Hal itu yang kemudian makin melengkapi keping-keping misteri soal Luffy yang mampu mendengarkan suara Sea King dan Zunisha, si gajah raksasa yang sudah dihukum berjalan 1.000 tahun.
Belum lagi bicara soal Wano yang tertutup dan keinginan untuk membuka perbatasan Wano, yang juga berkaitan dengan sejarah '100 tahun yang hilang'.
Ketika Kelompok Topi Jerami masuk ke markas Vegapunk yaitu Egghead, di situ diketahui bahwa peradaban dunia pernah sangat maju pada 900 tahun silam, jauh lebih modern dibanding era Luffy berlayar.
Emet adalah robot yang masih bertahan dari era 900 tahun silam. Emet adalah sahabat dari Joy Boy. Dalam tubuh Emet, tersimpan haki Joy Boy.
[Gambas:Photo CNN]
Setelah beratus tahun terlihat rusak, Emet bisa bangkit usai mendengar 'drums of liberation'. Itu adalah suara genderang ketika Luffy masuk ke Gear 5 alias Nika.
Emet kembali mengenang Joy Boy, seperti halnya saat Zunisha mendengar genderang tersebut saat Luffy masuk ke Gear 5 untuk kali pertama di Wano.
Ketika kapal Kelompok Topi Jerami berlabuh di Wano, Franky melihat Mural yang bercerita tentang kemunculan Nika dan peperangan yang terjadi di masa lalu.
Dengan berbagai cerita yang makin berkembang, Luffy jelas makin terarah sebagai 'Sosok Terpilih, 'The Chosen One', atau 'Sosok yang Sudah Ditakdirkan'.
Hal ini pada akhirnya seolah bertolak belakang dengan niatan awal Luffy menjadi manusia bebas yang bisa bersenang-senang dan memilih jalan dan petualangannya sendiri.
Nasib Luffy seolah sudah langsung ditetapkan ketika ia memakan buah gomu-gomu ketika Shanks datang ke Desa Fusha di awal cerita.
Sosok Nika berikutnya jelas sudah ditunggu seiring kehadiran Putri Duyung yang bisa berkomunikasi dengan Sea Kings yang hadir di era yang sama.
Artinya, Luffy sudah punya karpet merah yang digelar di hadapannya ketika petualangan dimulai. Terlebih di cerita sebelumnya sudah disebutkan Shanks mengambil Gomu Gomu No Mi dari Who's Who yang saat itu menjadi bagian dari pemerintah.
Shanks sendiri sudah bercerita bahwa ia menemukan sosok bocah yang mengucapkan kata-kata yang persis sama dengan yang diucapkan Gol D. Roger dan bocah itu adalah Luffy.
Apakah peristiwa Luffy makan buah gomu-gomu murni ketidaksengajaan?
Atau Shanks memang menciptakan situasi sehingga Luffy memakan buah gomu gomu karena ia yakin Luffy adalah sosok yang mirip Roger dan juga sudah dinanti sebagai penerus tekad Joy Boy?
One Piece sudah memasuki tahap akhir dan Eiichiro Oda bakal punya waktu untuk menjelaskan posisi Luffy di antara makna kebebasan dan garis takdir yang telah ditetapkan.