Teror Boko Haram

Bom Bunuh Diri dalam Bus Nigeria Tewaskan Empat Orang

Hanna Azarya Samosir, CNN Indonesia | Senin, 19/01/2015 15:58 WIB
Bom Bunuh Diri dalam Bus Nigeria Tewaskan Empat Orang Sebanyak 2000 orang diperkirakan menjadi korban Boko Haram di desa-desa di Nigeria. (Getty Images)
Damaturu, CNN Indonesia -- Satu lagi bom bunuh diri meledak di Nigeria dan menelan empat korban jiwa serta melukai 35 orang lain.  Kali ini paket bom tersebut dibawa dalam bus yang melaju ke sebuah halte ramai di sebelah timur Kota Potiskum, Nigeria, pada Minggu (18/1).

"Lima orang termasuk pengebom terbunuh dalam serangan ini dan sekitar 35 orang lain menjalani perawatan akibat berbagai cidera di Postikum Genera Hospital," ungkap komisioner kepolisian Nigeria, Danladi Marcus, kepada Reuters melalui sambungan telepon pada Minggu (18/1).

Rumor yang beredar mengatakan bahwa bom tersebut diledakkan oleh kelompok militan Boko Haram. Namun, hingga kini pihak berwenang belum dapat memberikan konfirmasi resmi mengenai siapa dalang di balik pengeboman tersebut.


"Informasi yang saya dapat hanya mobil itu berpura-pura akan mengambil penumpang," tutur Marcus.

Beberapa kekerasan di Nigeria yang melibatkan Boko Haram memang merebak menjelang pemilihan umum antara dua kandidat, yaitu Presiden Goodluck Jonathan dengan mantan pejabat militer, Muhammadu Buhari.

Salah satu serangan paling mematikan terjadi pada Jumat (9/1) lalu. Boko Haram menyusup ke Baga serta 15 desa lainnya dan menembak warga secara membabi buta. Diperkirakan ratusan hingga 2.000 nyawa melayang dalam gempuran ini.

Sehari setelahnya, sebuah bom diikatkan ke badan seorang gadis berusia sekitar 10 tahun. Bom yang diledakkan di sebuah pasar sibuk di Kota Maiduguri tersebut menewaskan setidaknya 16 orang dan melukai sekitar 27 lainnya.

Kekerasan juga meluas ke negara tetangga Nigeria di tepi Danau Chad. Untuk itu, satu kontingen tentara dari Chad telah tiba di utara Kamerun dan siap untuk diterjunkan ke perbatasan Nigeria.

Akibat rentetan serangan yang dimulai pada 3 Januari lalu ini, lebih dari 3.700 bangunan hancur, 620 bangunan di Baga dan 3.100 bangunan di Doron Baga. Sebagian besar bangunan yang hancur adalah rumah warga dan pusat bisnis. (stu)