Protes Kartun Nabi

Lautan Manusia pada Protes Kartun Nabi di Chechnya

Reuters/Eduard Korniyenko , CNN Indonesia | Selasa, 20/01/2015 00:02 WIB

Grozny, CNN Indonesia -- Ratusan ribu orang menyemut di ibukota Chechnya, Grozny, memrotes karikatur Nabi Muhammad yang dipublikasikan di majalah satire Charlie Hebdo di Perancis.

Ratusan ribu umat Muslim di wilayah Chechnya, Rusia, melakukan aksi turun ke jalan memrotes penayangan karikatur Nabi Muhammad dalam edisi terbaru majalah satire asal Perancis, Charlie Hebdo. (Reuters/Eduard Korniyenko)
Warga Muslim di pusat kota Grozny, Chechnya, sambil membawa spanduk dan meneriakkan puji-pujian terhadap Nabi Muhammad. Beberapa terlihat membawa papan bertuliskan bahasa Inggris
Pemimpin Chechen Ramzam Kadyrov berada di tengah kerumunan warga, menyampaikan orasi menyanjung Islam dan mengecam Barat pada aksi protes yang didukung pemerintah Vladimir Putin itu. (Reuters/Eduard Korniyenko)
Sebagai bukti dukungan pemerintah Kremlin, aksi itu ditayangkan secara langsung di televisi nasional. Kremlin merasa tindakan ini berguna membendung protes Muslim setelah aksi sebelumnya dilarang digelar di Moskow. (Reuters/Eduard Korniyenko)
Menurut Kementerian Dalam Negeri Rusia, aksi di Chechnya tersebut dihadiri 800 ribu orang, atau sekitar 60 persen dari populasi wilayah otonomi tersebut. (Reuters/Eduard Korniyenko)
Membawa slogan-slogan yang menyebutkan ”Jangan ganggu Nabi Muhammad
Beberapa negara Muslim mengecam keras perbuatan tersebut dan melakukan aksi protes besar-besaran. Presiden Perancis Francois Hollande bersikeras bahwa yang dilakukan Charlie Hebdo adalah wujud dari kebebasan berbicara yang dijunjung di negara tersebut. (Reuters/Eduard Korniyenko)
Pemrotes di Chechnya menyebut edisi Charlie Hebdo yang menampilkan kartun Nabi Muhammad itu “vulgar dan tidak bermoral”. (Reuters/Eduard Korniyenko)