Mitos Tahun Kambing Tak Membawa Peruntungan

CNN, CNN Indonesia | Senin, 09/02/2015 17:58 WIB
Mitos Tahun Kambing Tak Membawa Peruntungan Sebagian warga Tiongkok percaya Tahun Kambing bukan tahun yang baik untuk kelahiran anak. (Reuters/Kim Kyung-Hoon)
Hong Kong, CNN Indonesia -- Zhang Xun, yang baru menikah sangat ingin segera memiliki anak sampai teman-temannya memberitahu bahwa anak yang lahir di Tahun Kambing akan bernasib buruk sepanjang hidupnya.

Karena merasa gelisah dia pun meyakinkan suaminya untuk menunda rencana memiliki anak, dan sekarang berharap memiliki anak pada 2016 yang merupakan Tahun Monyet.

“Saya percaya takhayul,” ujarnya kepada CNN.


Kambing yang merupakan satu dari 12 binatang dalam sistem kalender Cina, dianggap memiliki nama buruk.

Banyak orang percaya bahwa bayi yang lahir pada tahun kambing akan memiliki karakteristik seperti binatan itu: jinak dan ditakdirkan untuk menjadi pengikut bukan pemimpin.

Satu kepercayaan rakyat mengatakan bahwa hanya satu dari 10 orang yang lahir pada Tahun Kambing yang menemukan kebahagiaan.

Mempercepat Kelahiran

Zhang mengatakan tidak pernah mendengar pandangan bahwa anak Tahun Kambing bernasib buruk sebelumnya, tetapi memilih untuk mempercayainya.

Dia mengatakan salah seorang sepupunya lahir pada Tahun Kambing dan orangtuanya bercerai.
Mitos yang disebut dipercaya di Tiongkok Utara menyebut anak kelahiran Tahun Kambing tidak bernasib baik. (Reuters/Kim Kyung-Hoon)
“Saya tidak perduli dengan tanda bintang bayi saya, tetapi lebih baik kalau bukan kambing,” katanya pada CNN.

Banyak pasangan yang melahirkan lebih cepat agar bisa lahir pada tahun ini yaitu Tahun Kuda, yang dianggap sebagai zodiak yang lebih menguntungkan, atau menunda kehamilan seperti Zhang.

Sejumlah rumah sakit mengatakan menerima lebih sedikit perempuan hamil sebagai pasien menjelang tahun baru.

Kalender bulan Cina menyebutkan bahwa Tahun Kambing akan dimulai pada 19 Februari mendatang.

“Angka kehamilah yang dicatat baru-baru ini turun dengan drastis,” ujar seorang bidan dari Rumah Sakit Kehamilan dan Kesehatan Anak Perdamaian Internasional di Shanghai kepada CNN.

Mitos?

Para akademisi mengatakan meski ada bukti-bukti anekdot, tidak ada dasar untuk mempercayai bahwa tingkat kelahiran pada tahun kambing berbeda pada tingkat nasional.

Duan Chengrong, seorang profesor demografi Universitas Renmin, menganalisis data populasi dari 1954 hingga 2002 dan mengatakan menghindari melahirkan anak di tahun kambing hanyalah “mitos” yang tidak terbukti oleh data.

Dia menyebutnya “fenomena sosial” yang lebih umum terjadi di Tiongkok Utara dibandingkan di Tiongkok selatan.

Duang Chengrong yang berasal dari Congqing mengatakan tidak pernah mendengarnya ketika kecil.

Akan tetapi, persepsi nasib buruk bagi mereka yang lahir di Tahun Kambing menjadi pembicaraan luas sehingga media pemerintah menulis serangkaian artikel untuk menampik mitos ini.

Satu media memuat nama-nama orang terkenal yang lahir di Tahun Kambing, seperti Bill Gates, Steve Jobs, Mark Twain, Jay Chou dan Zhang Ziyi.

Tidak jelas bagaimana asal muasal kambing difitnah sedemikian rupan.

Setiap binatang dalam kalender Cina memiliki kebaikan dan kerugian masing-masing, dengan naga, kuda dan harimau dianggap sebagai binatang paling beruntung.

Isaac Yue, pengajar mitologi Cina di Universitas Hong Kong, mengatakan kambing diasosiasikan dengan kasih sayang dan rasa berbakti, sifat-sifat penting yang diagungkan oleh cendekiawan masa lalu, tetapi nilai-nilai ini sekarang tidak lagi dianggap baik.

“Interpretasi modernnya adalah: naif dan suci,” katanya.

Bahkan mereka yang mahir di bidang seni kosmik dan ramalan mengatakan penekanan pada tahun kelahiran bayi adalah sikap yang salah.

“Bulan, tanggal dan waktu kelahiran lebih penting dalam kalender bulan daripada tahun itu sendiri,” ujar Kerby Kuek, pakar feng shui di Hong Kong.

Dia mengatakan seringkali diminta oleh pasangan suami isteri untuk memilih waktu terbaik melahirkan bayi dan jadwal operasi sesar agar mendapat waktu yang dianggap paling menguntungkan.

Nasib

Zhang Xue, seorang mahasiswa dari Beijing, lahir pada Tahun Kambing.
Banyak warga Tiongkok yang tidak percaya mitos ini dan mengatakan nasib seseorang berada di tangan masing-masing. (Reuters/Aly Song )
Dia mengatakan tumbuh dengan mitos itu, tetapi tidak mempercayainya.

Namun, tahun baru mendatang akan berarti besar untuk Zhang.

Tahun depan akan menjadi benmingnian atau putaran 12 tahun yang menurut tradisi Cina seringkali dipandang akan membawa perubahan dan tangtangan.

Tahun depan dia akan lulus dari universitas dan mulai memasuki dunia kerja.

Dia khawatir dan senang menghadapi masa depannya itu, namun Zhang yakin apapun yang terjadi bukan karena bintang kelahirannya.

“Menurut saya nasib saya ada ditangan saya sendiri,” katanya.

Sumber
https://edition.cnn.com/2015/02/08/asia/china-sheep-babies/index.html (yns)