Diberitakan Reuters, vonis dijatuhkan oleh Hakim Distrik AS Virginia Phillips terhadap Sohiel Omar Kabir, 37, dan Ralph Deleon, 26. Penyidik mengatakan keduanya telah berlatih senjata api dan menembak di fasilitas paintball di Selatan California demi melancarkan misi mereka.
Keduanya dinyatakan bersalah oleh pengadilan federal pada September lalu atas dakwaan menyediakan dukungan material bagi kelompok teroris dan berkonspirasi untuk membunuh personel pemerintah dan militer Amerika Serikat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akhir tahun 2014, Deleon dan Santana merekruit tersangka keempat, Arifeen David Gojali, untuk bergabung bersama mereka melakukan jihad di luar negeri.
Deleon, Santana dan Gojali ditangkap FBI pada November 2012 saat berkendara menuju Meksiko, dari situ mereka akan terbang ke Afghanistan.
Sementara Kabir ditangkap personel militer di Afghanistan.
Santana dan Gojali mengaku bersalah dan tengah menunggu vonis.
Menurut Kementerian Kehakiman AS, ideologi para tersangka sangat dipengaruhi oleh Anwar al-Awlaki, pria kelahiran AS yang menjadi juru bicara al-Qaeda di Semenanjung Arab yang terbunuh dalam serangan drone CIA tahun 2011.
Kabir yang lahir di Afghanistan adalah warga naturalisasi di Amerika. Sementara Deleon adalah warga Filipina. (stu)