Kelompok pengamat Suriah, Syrian Obsevatory, mengatakan pos penyeberangan perbatasan ini terletak di provinsi Homs, yang meliputi kota bersejarah Palmyra yang direbut oleh ISIS pada Rabu (20/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang pejuang ISIS yang dihubungi Reuters membenarkan bahwa kelompoknya berhasil menguasai pos perbatasan yang terletak sekitar 240 kilometer dari Palmyra.
ISIS juga berhasil menguasai satu pos perbatasan antara provinsi Deir al-Zora, Suriah dengan provinsi Anbar, Irak. Sementara satu pos perbatasan kedua negara di Suriah timur laut masih dikuasai oleh milisi Kurdi, YPG.
ISIS telah menyatakan pendirian “khalifah” di wilayah yang dikuasainya di Suriah dan Irak. (stu)