RT melansir Netanyahu menyebut UNHRC sebagai “komite munafik” dalam pertemuan tertutup dengan para pejabat tinggi Israel pada Senin (29/6).
“Terkait dengan laporan (PBB di Gaza), kita akan mempertimbangkan apakah akan tetap bergabung dengan Dewan HAM atau tidak,” kata Netanyahu, dikutip dari Army Radio Israel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Sebagai menteri luar negeri, saya menghentikan keterlibatan Israel dalam Dewan HAM PBB. Mengapa Anda mengubah keputusan itu?" tanya dia.
Sementara itu, pada Senin sore, sekitar 1.000 orang yang berasal dari berbagai negara Eropa yang terdiri dari orang Yahudi dan Kristiani, berkumpul di Jenewa, Swiss, untuk mendukung Israel.
“Alasan kami di sini hari ini adalah untuk mengatakan pada PBB bahwa mereka harus berubah. PBB harus mengakhiri obsesinya pada Israel. Obsesi ini destruktif,” kaya Robert Singer dari Kongres Yahudi Dunia (WJC).
Minggu lalu, Dewan HAM PBB merilis laporan soal konflik Gaza pada 2014 dan isinya menyatakan bahwa baik Israel maupun kelompok Hamas Palestina bersalah atas kejahatan perang.
“Laporan itu bias,” kata Netanyahu saat laporan baru dirilis. “Israel tidak melakukan kejahatan perang namun justru melindungi diri dari organisasi yang melakukan kejahatan perang. Kami tidak akan diam saja ketika warga kamu diserang oleh ribuan rudal.”
Sedang Hamas, dalam pernyataannya mengabaikan tuduhan komisi penyidik PBB. Namun kelompok ini menyambut baik penyelidikan kejahatan perang terhadap Israel.
"Hamas menyambut baik pengecaman terhadap penjajah Zionis yang disebut dalam laporan PBB karena agresi mereka terhadap Gaza dan kejahatan perang yang Israel lakukan," ujar Hamas. (stu)