Lima Tempat yang Dapat Dikunjungi Obama di Kenya

Ranny Virginia Utami, CNN Indonesia | Sabtu, 25/07/2015 11:09 WIB
Lima Tempat yang Dapat Dikunjungi Obama di Kenya Kunjungan Presiden AS Barack Obama ke Kenya, tempat kelahiran sang ayah, merupakan kunjungan pertama yang ia lakukan setelah menjabat sebagai presiden. (Reuters/Jonathan Ernst)
Nairobi, CNN Indonesia -- Kunjungan Presiden Amerika Serikat Barack Obama ke Kenya hanya berlangsung selama dua hari. Lawatan yang lebih membahas soal hubungan dan kerja sama antara kedua negara ini menjadi yang pertama bagi Obama selaku presiden.

Sebelumnya, Obama telah mengunjungi Kenya pada 1987 dan 2006 saat menjabat sebagai senator. Tak heran, negara itu merupakan tempat kelahiran sang ayah dan hal tersebut membuat warga penduduk di sana menyambut kedatangan Obama bak pulang kampung.

Kenya memiliki banyak tempat yang pantas dikunjungi, seperti gunung tertinggi kedua di Afrika, tempat penangkaran hewan liar, dan pusat penyelamatan gajah. Namun, sepertinya Obama tidak bisa berkunjung ke semua tempat tersebut karena alasan keamanan presiden.


Diberitakan New York Times, Jumat (24/7), sebenarnya ada lima tempat yang mungkin bisa dipertimbangkan untuk dikunjungi oleh Obama.

Cagar Alam Masai Mara

Migrasi besar-besaran baru saja terjadi di Kenya, di Cagar Alam Masai Mara. Tak ada yang lebih bagus lagi daripada melihat pertunjukan besar dari 1,4 juta rusa kutub, 250 ribu zebra Burchell dan segelintir rusa Thomson yang selama setahun melakukan perjalanan pulang-pergi dari Serengeti di Tanzania ke Masai Mara.

Maret Taylor, seorang pakar perjalanan dari biro perjalanan Abercrombie & Kent dan telah menghabiskan separuh hidupnya di Kenya, mengatakan bahwa balon udara panas adalah cara terbaik untuk pergi berkunjung ke sana.

Konservasi Margasatwa Lewa

Konservasi Margasatwa Lewa, salah satu situs budaya dunia UNESCO di Kenya utara, menjadi rumah bagi populasi rinosaurus hitam Kenya dan populasi tunggal terbesar bagi zebra Grevy di dunia. Cara terbaik untuk menggali hal ini adalah dengan berkemah nomaden. Ini menjadi kemungkinan paling otentik dalam sebuah safari dan cara benar untuk melihat serta mendengar suara yang datang dari semak-semak, menurut Taylor.

Panti Asuhan Daphne Sheldrick

Panti Asuhan Daphne Sheldrick di luar kota Nairobi adalah tempat bagus untuk melihat gajah-gajah muda berinteraksi manis dengan penuh kasih sayang bersama sang pelatih mereka. Panti ini dikelola oleh Perusahaan Margasatwa Sheldrick, organisasi pertama yang menangani gajah-gajah yatim piatu. Gajah-gajah ini biasanya ditinggalkan karena anggota kawanan mereka dibunuh oleh pemburu ilegal. Organisasi ini telah menyelamatkan sekitar lebih dari 150 bayi gajah yang mungkin saja tidak bisa bertahan jika berada di luar sana.

Danau Victoria

Danau Victoria adalah danau kedua terbesar yang memiliki air segar di dunia dan menjadi yang terbesar di Afrika. Di sana, ada 50 jenis hewan berkeliaran secara bebas. Taylor mengatakan danau ini adalah rumah bagi suku Luo yang terkenal sangat ahli memancing.

Michael King, pemiliki biro perjalanan Great Getaway di Kansas City yang juga pakar Kenya, merekomendasikan untuk mengunjungi Cagar Alam Simpanse di Pulau Ngamba.

Gunung Kenya

Memiliki tinggi hingga 17.000 kaki dan menjadi gunung kedua tertinggi di Afrika setelah Gunung Kilimanjaro, Gunung Kenya hanya berada satu jam perjalanan udara dari kota Nairobi. Perjalanan mendaki dan turun dari gunung ini memakan waktu sekitar lima hari.

"Cukup ekstrem. Namun, pemandangan dari puncak gunung sangat indah sekali dan lebih sedikit awan yang menutupi pemandangan daripada di Gunung Kilimanjaro," ujar King. (sip)