Pemerintah Libya pertama kali mengumumkan pada Minggu lalu bahwa Belmokhtar, yang disalahkan atas serangan mematikan di kilang gas Aljazair pada 2013 dan merupakan tokoh utama pemberontakan Afrika Utara, telah meninggal bersama pemimpin militan lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami mengumumkan kepada saudara-saudara mujahidin kami di seluruh dunia bahwa berita kematian komandan Khaled Abou El Abbas dalam serangan udara Amerika adalah palsu," kata pernyataan al-Mourabitoun, merujuk pada salah satu alias Belmokhtar.
Pernyataan yang diterbitkan dalam bahasa Arab di website Alakhbar itu tidak bisa dikofirmasi keasliannya. Namun Alakhbar sebelumnya telah berulang kali digunakan oleh kelompok militan seperti al-Mourabitoun untuk mempublikasikan pernyataan mereka. (stu)