Pasien terakhir, bernama Adama Sankoh, tertular Ebola dari anaknya yang meninggal akibat virus tersebut. Dia keluar dari rumah sakit setelah dinyatakan tidak ada lagi Ebola di dalam tubuhnya dan mendapatkan sertifikat dari Presiden Ernest Bai Koroma.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Walaupun anak saya mati karena Ebola, saya sangat senang karena saya dapat selamat dari penyakit itu," kata dia sambil meninggalkan pusat penanganan Ebola di desa Matenah di pinggiran Makeni, kampung halaman Presiden Koroma.
Namun untuk benar-benar dinyatakan bersih dari Ebola oleh WHO, negara itu harus melalui 42 hari ke depan -dua kali masa inkubasi virus- tanpa adanya penderita baru.
Sebelumnya Mei lalu, Liberia sempat dinyatakan bebas Ebola namun dianulir setelah muncul kasus baru.
Guinea akan menjadi satu-satunya negara yang masih terjangkit virus mematikan tersebut. Sejak 2013, Ebola telah menewaskan 11.200 orang di Afrika. (den)