Pasien Terakhir Sembuh, Sierra Leone Bersih Ebola

Fadli Adzani, CNN Indonesia | Rabu, 26/08/2015 20:08 WIB
Pasien Terakhir Sembuh, Sierra Leone Bersih Ebola Pasien Ebola terakhir di Sierra Leone dinyatakan sembuh dan boleh pulang dari rumah sakit. Butuh 42 hari sampai WHO menetapkan negara itu bebas Ebola. (Ilustrasi/Reuters/Jack Kerse/Emory University)
Freetown, CNN Indonesia -- Pasien Ebola terakhir di Sierra dinyatakan sembuh dan boleh keluar rumah sakit. Dengan keluarnya pasien ini, Sierra Leone telah bersih dari wabah Ebola.

Pasien terakhir, bernama Adama Sankoh, tertular Ebola dari anaknya yang meninggal akibat virus tersebut. Dia keluar dari rumah sakit setelah dinyatakan tidak ada lagi Ebola di dalam tubuhnya dan mendapatkan sertifikat dari Presiden Ernest Bai Koroma.

"Perang melawan Ebola belum selesai, katakan hal ini kepada rekan-rekan kalian. Kembali ke masyarakat, jalani hidup seperti biasanya," ujar Koroma.


Sebelu pulang ke kampung halamannya, Sankoh berterima kasih pada para petugas medis yang telah merawatnya. Dia juga bersumpah akan menjadi orang terakhir yang terkena penyakit yang terlah menewaskan 4.000 orang di Sierra Leone itu.

"Walaupun anak saya mati karena Ebola, saya sangat senang karena saya dapat selamat dari penyakit itu," kata dia sambil meninggalkan pusat penanganan Ebola di desa Matenah di pinggiran Makeni, kampung halaman Presiden Koroma.

Namun untuk benar-benar dinyatakan bersih dari Ebola oleh WHO, negara itu harus melalui 42 hari ke depan -dua kali masa inkubasi virus- tanpa adanya penderita baru.

Sebelumnya Mei lalu, Liberia sempat dinyatakan bebas Ebola namun dianulir setelah muncul kasus baru.

Guinea akan menjadi satu-satunya negara yang masih terjangkit virus mematikan tersebut. Sejak 2013, Ebola telah menewaskan 11.200 orang di Afrika. (den)