Polisi Akan Panggil Mahathir terkait Pernyataan Aksi Bersih

Hanna Azarya Samosir&Sandy Indra Pratama, CNN Indonesia | Rabu, 02/09/2015 13:17 WIB
Polisi Akan Panggil Mahathir terkait Pernyataan Aksi Bersih Mahathir Mohamad tanpa diduga hadir dalam demonstrasi Bersih di Kuala Lumpur, Sabtu (29/8), dan sempat mengeluarkan kata-kata keras yang ditujukan kepada Najib. (Reuters/Olivia Harris)
Kuala Lumpur, CNN Indonesia -- Kepolisian Malaysia akan memanggil Mahathir Mohamad untuk memberi keterangan terkait pernyataan yang dilontarkan oleh mantan Perdana Menteri Malaysia tersebut ketika ikut serta dalam demonstrasi aksi Bersih di Kuala Lumpur akhir pekan lalu.

"Kami akan memanggil dia (Mahathir). Ia berpidato dan melontarkan beberapa tuduhan, termasuk menuding pemimpin UMNO menerima suap jadi kami ingin tahu lebih banyak" ujar  Inspektur Jenderal Kepolisian, Khalid Abu Bakar, seperti dikutip Channel NewsAsia merujuk pada Malaysiakini.

Diberitakan sebelumnya, Mahathir tanpa diduga hadir dalam demonstrasi Bersih di Kuala Lumpur, Sabtu (29/8). Mahathir dan istrinya, Siti Hasmah Ali, tiba sekitar pukul 19.30 waktu setempat dan disambut sorak gembira para demonstran.


Dikutip dari Malaysiakini, ketika berpidato di stadion indoor Pasir Gudang, Dr M, begitu Mahathir kerap dipanggil, sempat mengeluarkan kata-kata keras yang ditujukan kepada Najib.

"Saya pikir jika bangsat itu pergi, maka kita tak akan jadi bangsatlah," kata Mahathir waktu itu, disambut suara tertawa dan tepuk tangan dari massa. Bangsat, dalam bahasa Melayu berarti 'orang yang jahat perangainya seperti pencuri.'

"Orang itu yang berada di atas hukum dan konstitusi yang telah melanggar aturan hukum. Orang itu bertanggung jawab atas Malaysia sekarang ini," kata Mahathir, tanpa menyebutkan nama meskipun jelas bahwa ia menyinggung Perdana Menteri Najib Abdul Razak.

Sekitar 20-25 ribu orang turun ke jalanan Kuala Lumpur pada Sabtu dan Minggu lalu. Mereka tergabung dalam gerakan Bersih, menuntut Najib Razak mengundurkan diri. Dengan pakaian dan atribut berwarna kuning, lautan massa menyanyikan lagu kebangsaan Malaysia dan berteriak "Bersih!"

Banyak pengamat mengatakan, meski gerakan ini besar, tak akan membuat perubahan signifikan, apalagi sampai menjatuhkan Najib.

Najib menghadapi menghadapi serangan sejak terjadinya kisruh 1MDB atau 1Malaysia Development Berhad, lembaga investasi Malaysia, yang terlilit utang. Lantas harian Wall Street Journal melaporkan bahwa dana sebesar US$700 juta dari 1MDB mengalir ke rekening pribadinya pada 2013 selama masa kampanye pemilu di Malaysia. Najib menyangkal tuduhan ini, dan penyelidikan kemudian menetapkan bahwa uang yang mengalir ke rekening Najib berasal dari para donor.

Membingungkan

Sementara itu, politisi oposisi Malaysia dari koalisi Pakatan Rakyat, Tian Chua, yang hadir dalam pemeriksaan tujuh aktivis Bersih di Markas Besar Kepolisian Di Raja Malaysia pada Rabu (2/9), mengatakan rencana pemanggilan Mahathir membingungkan.

"Apakah pemanggilan juga akan berlaku sama pada ratuaan ribu pendukung Bersih lainnya?" ujar Tian kepada media.

"Mahathir bukan penyelenggara, dia hanya satu orang yang berada di kumpulan 500 ribu orang," lanjut dia. (stu)