Akun bernama Mami Bugis ini menuliskan kehidupan istri seorang militan yang penuh bahaya dalam bahasa Inggris yang fasih. Bahkan, dia mengaku harus pindah kota setelah tempat tinggalnya dibombardir oleh jet dan helikopter.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dok. Twitter @mamibugis |
"Belajar untuk berkemas dalam waktu singkat dengan tas yang terbatas. Lebih baik jika bisa mendirikan tenda (dengan mandiri)," lanjut @mamibugis.
Seluruh kemampuan dasar ini diperlukan di saat situasi perang di Suriah. Al-Nusra merupakan musuh bebuyutan rezim Bashar al-Assad dan rival dari ISIS yang menguasai sebagian Suriah dan Irak.
Kelompok perlawanan ini kerap menjadi sasaran tembak tentara Assad. Mami Bugis mengaku harus mengevakuasi diri setelah desanya dibombardir.
"Desa saya dibombardir oleh jet dan helikopter, jadi kami disarankan evakuasi. Saya telah berada di tempat baru ini selama lebih dari satu bulan dan saya rindu desa saya," tulis dia.
Selain dipenuhi dentum meriam dan desingan peluru, kehidupan istri militan ini tidak ubahnya wanita lainnya di seluruh dunia, yaitu gemar memasak dan makan buah.
Dok. Twitter @MamiBugis |
Dok. Twitter @mamibugis
Dok. Twitter @MamiBugis